Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru resmi mengumumkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes 2026 pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 15.00 WIB. Peserta dapat mengakses hasil seleksi secara daring melalui portal utama dan 45 tautan cermin.
Data panitia menunjukkan sebanyak 256.369 peserta dinyatakan lolos seleksi dari total daya tampung sebesar 286.864 kursi. Jumlah keseluruhan pendaftar jalur ini mencapai 871.496 orang, termasuk 251.991 pendaftar Kartu Indonesia Pintar Kuliah.
Universitas Indonesia menjadi perguruan tinggi negeri dengan jumlah peminat terbanyak yang mencapai 100.253 pendaftar. Posisi kedua ditempati oleh Universitas Sebelas Maret dengan 91.611 peminat, sementara Politeknik Negeri Bandung memimpin kategori vokasi melalui 48.483 pendaftar.
Ketua tim penanggung jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru, Prof Eduart Wolok memaparkan rincian kuota dan jumlah peserta yang berhasil melaju lewat jalur ujian tertulis ini dalam konferensi pers.
"Daya tampung total 286.864, dengan jumlah pendaftar mencapai 871.496 pendaftar. Sementara yang lolos SNBT sebanyak 256.369 mahasiswa baru jalur SNBT 2026," kata Prof Eduart Wolok, Ketua Tim Penanggung Jawab SNPMB.
Penerima program bantuan pendidikan gratis juga diumumkan dalam kesempatan tersebut dengan kuota kelulusan berkisar sepertiga dari total pendaftar skema bantuan.
"Sementara pendaftar KIP Kuliah (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) jalur ini sebesar 251.991 dan yang lolos KIP, sebanyak 86.118 peserta," kata Prof Eduart Wolok.
Pihak panitia mengonfirmasi bahwa Universitas Indonesia berhasil mempertahankan posisi teratas sebagai kampus yang paling banyak disasar oleh para calon mahasiswa.
"UI jumlah peminatnya 100.253, disusul UNS, 91.611 peminat," kata Prof Eduart Wolok.
Akses pengumuman sengaja disebar ke puluhan situs alternatif milik universitas negeri guna mencegah terjadinya gangguan peladen akibat lonjakan trafik digital secara mendadak.
"Pengumuman SNBT 2026 baru bisa diakses pada 25 Mei jam 15.00 WIB melalui link utama dan 45 link mirror," kata Prof Eduart Wolok.
Bagi para peserta yang belum beruntung dalam seleksi nasional ini, panitia menyarankan untuk memanfaatkan pengujian mandiri yang dikelola langsung oleh masing-masing kampus.
"Kalau tidak lolos, masih ada jalur mandiri di masing-masing PTN," kata Prof Eduart Wolok.
Informasi resmi juga disebarkan melalui akun media sosial daring milik panitia guna mengimbau para peserta agar tetap tenang dalam memeriksa hasil seleksi.
"Pengumuman SNBT 2026 segera tiba nih. Cek hasilmu melalui laman resmi yang tersedia pada QR Code atau link pengumuman-snbt.snpmb.id. Tetap tenang, percaya pada proses, dan semoga hasil terbaik menghampiri," tulis akun @snpmb_id.
Dilansir dari CNN Indonesia, peserta yang lolos maupun belum lolos diwajibkan mengunduh sertifikat nilai UTBK berformat PDF yang mulai dibuka pada 26 Mei hingga 31 Juli 2026. Dokumen skor tersebut berfungsi sebagai syarat daftar ulang bagi yang lulus, serta dokumen pendaftaran jalur mandiri PTN maupun PTS.