Seleksi KDKMP 2026 kini memasuki tahapan krusial dengan penetapan standar kompetensi yang kompetitif bagi ribuan pendaftar. Dilansir dari Info, peserta diwajibkan memenuhi nilai ambang batas atau passing grade tertentu untuk menjaga peluang menuju tahap selanjutnya.
Passing grade berfungsi sebagai instrumen awal dalam mengukur kompetensi dasar peserta. Namun, mencapai batas nilai minimal saja tidak menjamin kelulusan karena adanya sistem pemeringkatan yang ketat sesuai ketentuan panitia penyelenggara.
Berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Seleksi Pengadaan SDM KDKMP dan KNMP Tahun 2026, nilai ambang batas Tes Potensi Kognitif dipatok pada angka 110. Dalam tahapan seleksi kompetensi, peserta akan menghadapi dua jenis ujian utama.
Pertama adalah Tes Potensi Kognitif dengan durasi pengerjaan kurang lebih 50 menit dan ambang batas 110. Kedua, peserta harus menyelesaikan Tes Manajemen Koperasi yang terdiri dari 20 butir soal.
Pada Tes Manajemen Koperasi, setiap jawaban benar akan diberikan skor 5. Sementara itu, jawaban yang salah atau jika peserta tidak memberikan jawaban akan mendapatkan skor nol.
Mekanisme Kelulusan dan Pemeringkatan
Sistem seleksi KDKMP 2026 menerapkan prinsip pemeringkatan berdasarkan skor tertinggi yang diperoleh peserta. Hanya peserta yang masuk dalam kuota maksimal tiga kali jumlah formasi yang berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Diperkirakan sebanyak 90.000 peserta dengan nilai tertinggi akan melaju ke Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT). Terdapat protokol khusus jika ditemukan beberapa peserta memiliki skor Tes Potensi Kognitif yang identik.
Urutan penentuan kelulusan dimulai dari perolehan nilai Tes Manajemen Koperasi tertinggi. Jika skor masih sama, panitia akan melihat nilai IPK tertinggi, kemudian memprioritaskan peserta dengan usia yang lebih tua.
Tahapan Seleksi Kompetensi Tambahan
Peserta yang dinyatakan lolos wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT) di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan. Pada tahap ini, setiap peserta diharuskan membawa dokumen SKCK asli saat pelaksanaan ujian.
Materi SKT mencakup Tes Mental Ideologi yang terdiri dari pengisian data pribadi, tes tertulis, hingga wawancara. Selain itu, terdapat Uji Pemeriksaan Kesehatan yang meliputi pengecekan fisik, laboratorium darah dan urine, radiologi, serta elektrokardiogram (EKG).
Jadwal Penting Seleksi 2026
| Agenda Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Seleksi Kompetensi (CAT) | 3–12 Mei 2026 |
| Pengumuman Hasil dan Jadwal SKT | 17–19 Mei 2026 |
| Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT) | 20–31 Mei 2026 |
| Pengumuman Kelulusan Akhir | 5–7 Juni 2026 |
Setelah seluruh rangkaian seleksi selesai, peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran. Agenda ini dijadwalkan berlangsung mulai 17 Juni hingga 16 Juli 2026.
Tahapan akhir pengembangan kompetensi ditutup dengan Pelatihan Manajerial dan Pelatihan Bidang. Sesi pelatihan lanjutan tersebut akan dilaksanakan pada periode 17 hingga 31 Juli 2026.