Jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo melantik secara serentak Pengurus Anak Cabang dari 24 kecamatan di Rumah Makan Kebun Pring pada Jumat, 29 Mei 2026. Langkah ini diambil sebagai tonggak konsolidasi total pasca-Hari Raya Idul Adha sekaligus meluncurkan pesan ideologis gerakan partai ke depan.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bung Deni Witjaksono, Anggota DPR RI Gus dr. H. Mufti Anam, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Edi Paripurna. Pimpinan daerah dan tokoh lintas partai seperti Bupati Probolinggo Gus Haris dan pimpinan ormas keagamaan dari PCNU serta Muhammadiyah juga turut hadir.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam menyampaikan apresiasi mendalam kepada pengurus periode sebelumnya yang berhasil merampungkan tahapan Musancab secara konstitusional dari akar rumput hingga Pleno DPD. Ia menekankan kerja politik kepengurusan baru wajib dilandasi semangat ketulusan gotong royong.
Anam menjabarkan makna "seni melayani masyarakat" yang menempatkan kepentingan wong cilik di atas segala-galanya demi mempertegas watak politik bukan melulu soal kekuasaan. Profil kepengurusan bentukan baru ini diklaim sangat inklusif karena merangkul kader lintas ormas keagamaan serta memberikan panggung strategis bagi kaum muda.
Struktur PAC Kabupaten Probolinggo yang baru dilantik ini terdiri dari 40,8 persen Generasi Z, 23,2 persen Milenial, dan 36,8 persen Generasi X. Angka keterwakilan perempuan mencapai 41,2 persen dan laki-laki 58,8 persen, sebuah ketetapan yang melampaui regulasi kuota perempuan 30 persen berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi serta selaras dengan amanat UUD NRI 1945.
Mengenai pilar "kemandirian yang bermartabat", Khairul Anam mengingatkan fungsionaris untuk teguh memegang prinsip suci dari Kitab Bhagavad Gita demi mengamankan target terukur 10 Kursi pada Pemilu 2029.
Pelatih tari SMPN 2 Dringu, Funa Fauna Angsar mengatakan Tari Glipang memiliki sejarah panjang sebagai penyemangat perjuangan rakyat pada masa penjajahan.
"Tarian Glipang ini adalah tarian khas dari Probolinggo, dulu tarian Glipang ini dinamai Tari Gholiban. Tarian ini dimaksudkan untuk pada saat zaman penjajahan Belanda dulu, itu untuk memotivasi rakyat supaya bisa lebih semangat untuk memperjuangkan kemerdekaan," ujarnya.
Funa menjelaskan, Tari Glipang terdiri dari tiga gerakan utama yang menggambarkan ketidakpuasan Sari Truno terhadap penjajah Belanda. Gerakannya memadukan unsur Rudat, Topeng Gethak Madura, hadrah, samman, hingga pencak silat.
Funa menambahkan, penampilan Tari Glipang dalam pelantikan PAC PDI Perjuangan tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat kader partai dalam membangun bangsa dan negara.
"Alasan kami memilih tarian ini agar supaya PDI Perjuangan semakin bersemangat lagi untuk mewarnai serta membangun bangsa dan negara," pungkasnya.
Sebelumnya, langkah penguatan struktur internal juga dilakukan oleh DPP PDI Perjuangan di Kota Batu. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu, menghadiri pelantikan serentak pengurus PAC se-Kota Batu yang digelar di Zam-Zam Hotel & Convention pada Minggu, 24 Mei 2026.
Menurut Sri Rahayu, posisi PAC sangat krusial karena menjadi penghubung kokoh antara struktur partai di tingkat ranting (basis) dengan kepengurusan di level atasnya.
"PAC ini menjadi salah satu kaki kita atau kader yang berada di middle (tengah). Berbeda dengan ranting yang langsung berada di basis. Ini menjadi satu kesatuan kekuatan kita," ujar Sri Rahayu.
Sri Rahayu menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan penguatan legalitas formal bagi para kader untuk menjalankan tugas-tugas politik dan sosial di tengah masyarakat. Ia menginstruksikan para pengurus PAC yang baru dilantik untuk segera bergerak melakukan kerja politik kerakyatan.
"With pelantikan ini, mereka diberikan legalitas secara formal untuk melakukan gerakan, melangkah bekerja, kemudian membangun kedekatan (bonding) dengan masyarakat. Turun langsung ke bawah dalam rangka pemenangan pemilu," tuturnya.
Menatap Pemilu 2029, Sri Rahayu menekankan bahwa soliditas kader dari tingkat PAC hingga ranting adalah kunci utama. Kekuatan partai berlambang banteng moncong putih ini dinilai akan berlipat ganda jika seluruh elemen bergerak serempak dengan semangat gotong royong.
"Karena ini menjadi satu kekuatan dari partai kita, maka ayolah kita bersatu, bekerja sama, dan menggerakkan roda organisasi secara bersama-sama. Kita bergotong royong, sehingga ke depan PDI Perjuangan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk menjemput kemenangan pada Pemilu 2029," tandasnya.
Agenda pelantikan PAC se-Kota Batu ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi berkala PDI Perjuangan dalam memperkokoh struktur internal partai dari tingkat pusat hingga ke daerah menjelang kontestasi politik mendatang.