Banyak auditor saat ini dinilai masih bergantung pada daftar periksa konvensional yang kurang relevan dengan dinamika bisnis masa kini. Dilansir dari Detik Finance, kondisi tersebut berisiko membuat laporan hasil audit menjadi kaku, menghasilkan kesimpulan yang kurang tajam, serta memicu keraguan terhadap kredibilitas temuan.
Sebagai solusi atas tantangan tersebut, pendekatan ATLAS kini diterapkan untuk mengoptimalkan proses pemeriksaan. Metode ini mengintegrasikan analisis berbasis risiko, penyatuan data, serta alur kerja yang sistematis agar setiap tahapan audit mulai dari perencanaan hingga penarikan kesimpulan dapat dieksekusi secara lebih terarah dan profesional.
Peningkatan kompetensi berbasis framework ini akan difasilitasi melalui program SMART-AUDIT ATLAS Batch 6. Para peserta dijadwalkan untuk mempraktikkan langsung metode tersebut melalui pemecahan studi kasus nyata yang mencakup siklus penjualan, pengelolaan kas, verifikasi persediaan, hingga pemeriksaan aset tetap.
Program yang dirancang oleh Piranha Smart Center bersama Education Visionary Lab (EVL) ini ditujukan bagi mahasiswa jurusan akuntansi, auditor pemula, internal auditor, serta praktisi keuangan yang ingin meningkatkan keahlian mereka. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui format live training interaktif untuk mendukung fleksibilitas peserta.
Pelatihan berbasis daring ini akan diselenggarakan melalui platform Zoom pada Sabtu dan Minggu, 23 dan 24 Mei 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Pendaftaran peserta dapat diakses melalui situs detikevent.com dengan batas akhir pembelian tiket hingga 22 Mei 2026 pukul 20.00 WIB.