LF PWNU DKI Jakarta Memantau Hilal Zulhidah di Masjid Hasyim Asyari

LF PWNU DKI Jakarta Memantau Hilal Zulhidah di Masjid Hasyim Asyari

Lembaga Falakiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (LF PWNU) DKI Jakarta memantau hilal menentukan 1 Zulhijah dan Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Raya KH Hasyim Asyari, Jakarta Barat, pada Minggu (17/5/2026).

Persiapan pemantauan tersebut dilakukan di tengah keyakinan bahwa hilal akan terlihat, seperti dilansir dari Kompas.

Ketua LF PWNU DKI Jakarta Abdul Kholik Soleh menyatakan optimistis mengenai keterbacaan posisi hilal pada hari pemantauan tersebut.

"Kami optimis hari ini bisa terlihat. Mudah-mudahan (cuaca) cerah. Kalau hari ini (hilal) terlihat, berarti besok hari Senin masuk tanggal 1 Zulhijah," kata Abdul Kholik Soleh, Ketua LF PWNU DKI Jakarta.

Kondisi optimisme ini didasari atas data hisab internal yang menunjukkan ketinggian hilal berada pada angka 4,6 derajat.

Angka tersebut dipastikan telah melewati batas minimal kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) sebesar 3 derajat.

Pihak pengurus wilayah NU Jakarta juga meyakini perayaan Iduladha 2026 di seluruh Indonesia akan berlangsung serentak.

"Namun demikian, tetap karena ini adalah sifatnya ikhtiar, maka tetap dilaksanakan rukyatul hilal yang mudah-mudahan berjalan dengan lancar sehingga hilal bisa terlihat," ujar Abdul Kholik Soleh, Ketua LF PWNU DKI Jakarta.

Kondisi cuaca di sekitar lokasi pemantauan dilaporkan mendukung proses rukyat yang dijadwalkan menggunakan dua teleskop.

Petugas di lapangan akan mulai berfokus mengarahkan teleskop sekitar 20 menit sebelum waktu matahari terbenam.

"Mudah-mudahan ketika di puncaknya pengamatan, tepatnya ketika gurub jam 18.07 ketika tenggelamnya matahari munculnya hilal, dan kalau didukung oleh cuaca yang ada di sekitar masjid bagus, insyaallah bisa terlihat," kata Abdul Kholik Soleh, Ketua LF PWNU DKI Jakarta.

Di sisi lain, Kementerian Agama Republik Indonesia turut menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Zulhijah sekaligus Iduladha 1447 Hijriah.

Sidang tersebut dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag, Jakarta melalui mekanisme musyawarah resmi.

Berdasarkan informasi resmi, rangkaian sidang isbat ini dibagi ke dalam tiga sesi utama.

Sesi pertama berupa seminar posisi hilal terbuka untuk umum pada pukul 16.30 WIB, dilanjutkan sidang tertutup pukul 18.00 WIB, dan ditutup konferensi pers hasil penetapan pada pukul 19.00 WIB.

Artikel terkait

Rekomendasi