Dewan Menteri Spanyol memberikan izin pembangunan pusat kendali lalu lintas udara baru untuk Kepulauan Baleares yang berlokasi di lapangan terbang Son Bonet, Marratxí, pada Selasa, 12 Mei 2026. Proyek strategis senilai 81,4 juta euro ini bertujuan memodernisasi infrastruktur navigasi udara serta memperluas kapasitas layanan di kawasan Mediterania barat.
Kementerian Transportasi melalui badan navigasi udara negara Enaire akan memindahkan operasional dari Bandara Palma ke kompleks teknologi tinggi di Son Bonet. Langkah ini dilakukan karena keterbatasan lahan dan akses di lokasi saat ini, sekaligus memberikan ruang bagi rencana modernisasi Bandara Palma yang akan dikelola oleh Aena.
Investasi sebesar 81,4 juta euro di luar pajak tersebut mencakup pembangunan empat modul bangunan utama di atas lahan mandiri. Fasilitas ini akan mencakup pusat kendali operasional, area pelatihan dengan simulator, serta pusat darurat yang terpisah secara spasial untuk menjamin keamanan sistem navigasi.
Pemerintah Spanyol menjelaskan dalam laporannya bahwa masa pembangunan fasilitas ini diperkirakan memakan waktu selama 32 bulan atau hampir tiga tahun. Selama proses konstruksi, operasional penerbangan di Kepulauan Baleares dipastikan tetap berjalan normal tanpa gangguan karena lokasi pembangunan yang berada di area terpisah.
Pusat kendali baru ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan ruang udara dalam menghadapi pertumbuhan lalu lintas penerbangan di masa depan. Penggunaan teknologi mutakhir dan integrasi lingkungan yang berkelanjutan, termasuk penghematan air serta zona hijau seluas 35 persen, menjadi fokus utama dalam proyek bagian dari "Plan de Vuelo 2030" milik Enaire ini.
"sicher, effizient und geplant" kata perwakilan Pemerintah Spanyol mengenai rencana transisi dari lokasi lama ke fasilitas baru tersebut.
Pihak kementerian menambahkan bahwa proyek ini memiliki signifikansi ekonomi yang besar bagi Kepulauan Baleares dengan memperkuat sektor lapangan kerja dan perusahaan lokal. Menara kendali yang ada di Bandara Palma saat ini nantinya akan difokuskan khusus untuk pemantauan lepas landas dan pendaratan di landasan pacu.