Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sedang menyelesaikan pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Banten, guna mengurai titik kemacetan parah pada jalur Pantai Utara (Pantura) Serang-Tangerang. Proyek ini dijadwalkan rampung pada tahun 2027 sebagaimana dilaporkan Kompas pada Selasa (12/05/2026).
Lokasi pembangunan berada di Jalan Nasional yang menjadi titik temu arus lalu lintas dari arah Jakarta, Serang, dan Curug. Kondisi tersebut sering memicu antrean kendaraan panjang, terutama bagi pengguna jalan yang hendak mengakses Tol Tangerang-Merak pada jam sibuk.
Pemerintah menargetkan infrastruktur ini sebagai solusi atas hambatan mobilitas di kawasan industri dan pergudangan Tangerang. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa keberadaan jalan bawah tanah tersebut akan memberikan dampak positif bagi keselamatan dan ekonomi.
"Diharapkan juga dapat memperlancar mobilitas perekonomian masyarakat yang melewati jalan nasional," kata Dody, Menteri PU.
Konstruksi Underpass Bitung memiliki panjang total 350 meter yang membentang dari STA 0+125 hingga STA 0+475. Progres pembangunan saat ini telah mencapai 27,32 persen dengan penggunaan desain single cell dua lajur satu arah untuk kendaraan dari arah Tangerang menuju Serang.
Kementerian PU melakukan perubahan desain dari konsep awal demi faktor keamanan infrastruktur lain di bawah tanah. Penyesuaian tersebut bertujuan melindungi jalur pipa milik PT Pertamina Gas (Pertagas) yang merupakan aset strategis nasional di sekitar lokasi proyek.
Kebutuhan lahan untuk proyek ini mencapai 11.257 meter persegi, dengan luas 9.094 meter persegi yang telah berhasil dibebaskan. Sisanya, lahan milik PT Pertamina Gas seluas 2.163 meter persegi dilaporkan telah mengantongi izin prinsip penggunaan lahan.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten juga melakukan pelebaran jalan di tiga segmen berbeda untuk menghilangkan penyempitan arus atau bottleneck. Upaya ini mencakup penambahan lajur di akses masuk Tol Bitung hingga area di bawah kolong Tol Tangerang-Merak guna meningkatkan daya tampung kendaraan.