Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi membuka tahapan pengajuan pembuatan akun pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri secara daring mulai Rabu, 3 Juni 2026. Tahapan ini menandai dimulainya rangkaian seleksi inklusif yang dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan Juni.
Proses pengajuan akun daring tersebut dapat diakses oleh calon murid hingga tanggal 12 Juni 2026 pukul 12.00 WIB. Setelah menyelesaikan pengisian data mandiri dan mengunggah dokumen, para pendaftar diwajibkan melakukan verifikasi berkas secara langsung di sekolah tujuan.
Agenda verifikasi berkas luring dijadwalkan berlangsung pada 4-13 Juni 2026 dari pukul 08.00 sampai 15.00 WIB. Panitia di satuan pendidikan SMA atau SMK Negeri akan memeriksa kecocokan berkas guna menerbitkan token aktivasi akun bagi calon peserta.
Dilansir dari petunjuk operasional Tirto.id, pelaksanaan seleksi tahun ini terbagi ke dalam empat jalur utama untuk jenjang SMA. Jalur domisili mendominasi alokasi dengan porsi kuota paling sedikit 33 persen dari total daya tampung satuan pendidikan.
Kuota seleksi selebihnya dialokasikan untuk tiga jalur lain yang disesuaikan dengan kebutuhan murid. Jalur afirmasi mendapat porsi minimal 32 persen yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas, keluarga kurang mampu, anak panti, serta anak tidak sekolah.
Sementara itu, sisa kuota ditampung melalui jalur prestasi akademik maupun non-akademik sebesar 30 persen. Pemerintah daerah juga membuka jalur mutasi akibat perpindahan tugas orang tua atau anak guru dengan kuota maksimal 5 persen.
Seluruh calon siswa yang telah mengaktivasi akun menggunakan token resmi dapat melanjutkan ke tahap pemilihan sekolah. Masa pendaftaran atau pemilihan sekolah daring tersebut dijadwalkan berjalan pada 15-18 Juni 2026.