Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI mengumumkan pemulihan total jaringan listrik di seluruh desa terdampak banjir di wilayah Sumatera pada Rabu (13/5/2026). Dilansir dari Nasional, keberhasilan ini mencakup normalisasi pasokan daya di tiga provinsi yang sebelumnya mengalami gangguan akibat bencana alam tersebut.
“Kelistrikan seluruh desa di tiga provinsi 100 persen menyala. Tidak ada desa yang masih mengalami pemadaman akibat bencana,” ujar Kepala Bakom Pemerintah RI Muhammad Qodari.
Pemerintah juga melaporkan bahwa mayoritas infrastruktur kesehatan telah beroperasi kembali secara normal. Tercatat 130 rumah sakit dan 1.265 puskesmas sudah memberikan layanan penuh kepada masyarakat, meskipun masih terdapat enam unit puskesmas pembantu di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah yang belum beroperasi.
Selain fasilitas kesehatan, sektor pendidikan menunjukkan kemajuan signifikan dengan kembalinya kegiatan belajar mengajar di 4.922 sekolah. Upaya revitalisasi saat ini tengah dilakukan terhadap 3.002 bangunan sekolah lainnya dengan alokasi anggaran mencapai Rp 2,86 triliun guna mendukung kelancaran pendidikan.
Sektor komunikasi juga melaporkan perbaikan menyeluruh pada ribuan menara pemancar sinyal di seluruh wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Jaringan komunikasi. Seluruh BTS yang terdampak di tiga provinsi pulih 100 persen dengan rincian 3.815 BTS di Aceh, 5.845 di Sumatera Utara, dan 1.483 di Sumatera Barat,” jelas Muhammad Qodari.
Fungsionalitas infrastruktur transportasi berupa jalan dan jembatan di ketiga provinsi tersebut kini dalam proses pemulihan bertahap. Berikut adalah data rincian pemulihan sarana transportasi berdasarkan laporan resmi pemerintah:
| Provinsi | Ruas Jalan Berfungsi | Jembatan Berfungsi |
|---|---|---|
| Aceh | 1.521 dari 1.638 | 351 dari 652 |
| Sumatera Utara | 607 dari 616 | 343 dari 366 |
| Sumatera Barat | 149 dari 167 | 97 dari 163 |
Data tersebut menunjukkan progres signifikan di Sumatera Utara yang mencatat tingkat fungsionalitas jalan tertinggi dibandingkan wilayah lainnya. Sementara itu, di Sumatera Barat, pemulihan jembatan masih terus diupayakan untuk menghubungkan kembali akses antarwilayah yang terputus.