Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menutup pendaftaran Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) tahun 2026 pada hari ini, Jumat, 22 Mei 2026. Program bantuan pendidikan penuh ini menyasar lulusan SMA atau sederajat dari wilayah Papua, daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T), penyandang disabilitas, serta anak Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Pemerintah merancang program ini untuk membuka akses pendidikan tinggi secara merata bagi kelompok masyarakat di wilayah khusus dan terpencil sejak pendaftaran dibuka pada 27 Maret 2026. Dilansir dari laporan detik.com dan inikata.co.id, skema beasiswa ini meliputi pembebasan biaya kuliah yang dikirim ke perguruan tinggi, uang saku bulanan, tiket transportasi keberangkatan, dana adaptasi awal, hingga biaya darurat.
Durasi pemberian bantuan disesuaikan dengan jenjang studi mahasiswa, yakni maksimal delapan semester untuk program S1 dan D4, serta paling lama enam semester untuk jenjang D3. Sementara itu, mahasiswa yang menempuh Program Profesi seperti Dokter, Perawat, atau Apoteker akan menerima pembiayaan selama dua hingga empat semester berdasarkan ketentuan jenis profesinya.
Berdasarkan informasi resmi yang dikutip dari bicaranetwork.com, pelamar harus memenuhi sejumlah persyaratan umum seperti berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan merupakan lulusan sekolah menengah tahun 2025 atau 2026. Calon penerima juga wajib memiliki nilai rata-rata rapor minimal 75 pada setiap semester serta tidak sedang menerima beasiswa lain dari dana APBN.
Kemdiktisaintek juga menerapkan aturan pemeringkatan nilai akademik yang difokuskan pada enam mata pelajaran utama sesuai dengan jurusan asal siswa di sekolah menengah. Siswa diwajibkan mengunggah profil pribadi beserta deskripsi diri yang ditulis tangan langsung ke sistem pendaftaran dan melampirkan surat persetujuan dari orang tua atau wali.
| Jurusan | Mata Pelajaran yang Dinilai |
|---|---|
| IPA | Matika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi. |
| IPS | Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi. |
| Bahasa | Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing. |
| SMK | Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta Kompetensi Keahlian (Teori dan Praktik). |
Selain syarat dasar, pelamar harus melengkapi kriteria khusus untuk masing-masing kategori, seperti status Orang Asli Papua (OAP) yang dibuktikan dengan surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan setempat. Untuk kategori anak PMI, beasiswa berlaku bagi lulusan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) atau lembaga nonformal di wilayah Malaysia seperti Kota Kinabalu, Johor Bahru, Kuala Lumpur, atau Arab Saudi meliputi Jeddah, Makkah, dan Riyadh.
Prosedur pendaftaran jalur seleksi SNPMB dan Mandiri ADik difasilitasi oleh pemerintah daerah setempat secara daring atau luring. Seleksi berkas dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei hingga 8 Juni 2026, yang dilanjutkan dengan pengumuman kelulusan jalur SNBT serta ADik pada 17 Juni 2026 sebelum proses registrasi kampus diselenggarakan sepanjang Juni hingga Agustus 2026.