PBNU Buka Pendaftaran Beasiswa Maroko 2026 Bagi Santri

PBNU Buka Pendaftaran Beasiswa Maroko 2026 Bagi Santri

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui Rabithah Ma'ahid Islamiyah kembali membuka kesempatan bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan ke Maroko pada tahun 2026. Dilansir dari Caritahu, program ini bertujuan mencetak kader santri yang memiliki wawasan internasional tanpa meninggalkan akar tradisi pesantren.

Ketua RMI PBNU, KH Hodri Ariev, menjelaskan bahwa beasiswa ini merupakan agenda rutin untuk mendukung santri NU agar mampu berkiprah di level dunia. Penanggung jawab program, Muhammad Iqbal, menambahkan bahwa pendaftar diwajibkan sudah memasuki masa jeda pendidikan atau gap year.

Pendaftaran beasiswa ini dilakukan secara kolektif oleh pondok pesantren asal santri. Calon peserta harus memenuhi kriteria usia antara 17 hingga 25 tahun terhitung pada 1 Maret 2026 mendatang.

Dokumen utama yang diperlukan meliputi ijazah Diniyah Ulya, Mu'adalah, atau MA Keagamaan yang masa berlakunya tidak lebih dari tiga tahun. Peserta juga wajib melampirkan syahadah atau sertifikat hafalan Al-Qur’an 30 Juz sebagai salah satu syarat mutlak.

Kelengkapan administrasi lainnya mencakup surat rekomendasi dari PCNU atau RMI tingkat kota serta rekomendasi dari pengasuh pesantren. Selain itu, pendaftar harus menandatangani surat pernyataan kesediaan untuk mengabdi kepada Nahdlatul Ulama setelah menyelesaikan masa studi.

Jadwal Seleksi dan Tahapan Pendaftaran

Proses pendaftaran resmi dibuka mulai 26 Januari hingga 2 Februari 2026. Setelah tahap administrasi, peserta yang lolos akan mengikuti seleksi wawancara yang dijadwalkan pada 11 Februari 2026.

Hasil akhir atau pengumuman kelulusan tahap wawancara akan dipublikasikan pada 20 Februari 2026. Seluruh calon penerima beasiswa diharapkan siap mengikuti setiap rangkaian tahapan seleksi yang telah ditetapkan oleh panitia.

Daftar Universitas Tujuan di Maroko

Terdapat beberapa institusi pendidikan tinggi di Maroko yang menjadi mitra tujuan dalam program beasiswa PBNU tahun ini. Universitas-universitas tersebut tersebar di berbagai kota yang memiliki tradisi keilmuan Islam kuat.

  • Universitas Fatimah al-Fihriyah (Fes, Maroko)
  • Universitas Al-Qadi al-Faqih Abdalla ben Said Al-Oujdi (Oujda, Maroko)
  • Universitas Imam Nafi (Tangier, Maroko)
  • Universitas Daarul Qur’an Imam Malik (Tetouan, Maroko)
  • Institut Al Hasan Al Yusiy (Sefrou, Maroko)
  • Universitas Al Faqih Ar Rohwuni (Kenitra, Maroko)

Calon peserta diharapkan segera mempersiapkan seluruh berkas dokumen yang dibutuhkan sebelum masa pendaftaran berakhir. Informasi lebih lanjut mengenai teknis pendaftaran dapat diakses melalui kanal resmi RMI PBNU.

Artikel terkait

Rekomendasi