Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di Manado mengumumkan pembukaan seleksi penerimaan calon peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Subspesialis untuk tahun akademik 2026/2027. Proses pendaftaran daring ini dijadwalkan berlangsung mulai 15 April hingga 9 Mei 2026 melalui laman resmi universitas.
Pengumuman penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran tersebut disampaikan secara resmi melalui situs institusi pada Minggu (12/4/2026), sebagaimana dilansir dari Edukasi. Otoritas kampus menetapkan batas akhir pengisian data awal pada pukul 23.59 WITA pada hari penutupan pendaftaran.
"Universitas Sam Ratulangi menerima calon peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran mulai pendidikan Semester Ganjil 2026/2027. Pendaftaran dapat dilakukan secara online mulai tanggal 15 April s.d. 9 Mei 2026 pukul 23.59 WITA," bunyi pengumuman di situs resmi Unsrat.
Penetapan kuota dan aturan teknis penerimaan ini didasarkan pada SK Rektor Unsrat Nomor 680/UN12.1/LL/2026. Dokumen legalitas tersebut telah disahkan oleh pihak rektorat pada tanggal 10 April 2026 sebagai panduan pelaksanaan seleksi di lingkungan Fakultas Kedokteran.
Pihak universitas menyediakan total daya tampung sebanyak 96 kursi yang tersebar di 12 program studi spesialis dan subspesialis. Program studi dengan kuota terbanyak adalah Ilmu Kesehatan Anak dan Ilmu Penyakit Dalam, masing-masing menerima 14 orang peserta didik baru.
| Program Studi | Kuota (Orang) |
|---|---|
| Ilmu Kesehatan Mata | 6 |
| Ilmu Kesehatan Anak | 14 |
| Ilmu Bedah | 10 |
| Ilmu Penyakit Dalam | 14 |
| Obstetri dan Ginekologi | 10 |
| Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin | 4 |
| Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi | 6 |
| Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah | 5 |
| Neurologi | 8 |
| Anestesiologi dan Terapi Intensif | 10 |
| Kedokteran Keluarga Layanan Primer | 5 |
| Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak (Neonatologi) | 4 |
Persyaratan umum bagi pelamar mencakup usia maksimal 35 tahun saat memulai pendidikan, kecuali bagi anggota TNI atau Polri yang diberikan batas maksimal 40 tahun. Calon peserta juga wajib menyertakan bukti pengalaman kerja klinis minimal satu tahun di luar masa internship serta memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang aktif.
Tahapan seleksi dimulai dengan verifikasi berkas pada 10-12 Mei 2026, dilanjutkan seleksi kesehatan, tes tulis akademik pada 18 Juni, hingga sesi wawancara. Seluruh rangkaian proses penerimaan ini direncanakan selesai dengan pengumuman hasil akhir pada awal Juli 2026.