Pendaftaran SMM PTN-Barat 2026 Resmi Dibuka untuk 28 Perguruan Tinggi

Pendaftaran SMM PTN-Barat 2026 Resmi Dibuka untuk 28 Perguruan Tinggi

Pendaftaran jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat atau SMM PTN-Barat 2026 resmi dibuka bagi calon mahasiswa di seluruh Indonesia. Seperti dikutip dari Style, terdapat 28 PTN di wilayah Indonesia bagian barat yang berpartisipasi dalam program seleksi ini.

Jalur seleksi ini menjadi kesempatan strategis bagi lulusan pendidikan menengah yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri melalui mekanisme Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Calon peserta wajib memperhatikan rentang waktu pelaksanaan seleksi agar tidak terlewat. Proses pendaftaran online dimulai pada 4 Mei 2026 pukul 16.00 WIB hingga 11 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Pembayaran biaya pendaftaran dilayani paling lambat tanggal 11 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Sementara itu, penuntasan pengisian formulir dan simpan permanen ditutup pada 12 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Batas akhir untuk mencetak kartu peserta dijadwalkan pada 16 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Pelaksanaan ujian UTBK akan berlangsung pada 17 Juni hingga 24 Juni 2026, dan pengumuman kelulusan dirilis pada 30 Juni 2026 mulai pukul 16.00 WIB.

Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Peserta

Pendaftar harus memiliki ijazah bagi lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat dan Paket C. Bagi lulusan tahun 2026, wajib menyertakan Surat Keterangan Lulus (SKL) yang memuat jati diri, pas foto, serta cap sah.

Peserta yang mendaftar disyaratkan tidak diterima melalui jalur SNBP dan SNBT, atau dinyatakan diterima melalui SNBT namun belum melakukan proses daftar ulang. Calon mahasiswa juga harus sehat jasmani dan rohani.

Secara umum, seleksi ini menerima ijazah keluaran tahun 2024, 2025, dan 2026. Namun, ketentuan khusus ijazah 5 tahun terakhir (2022-2026) berlaku di UNJA, UMRAH, UNSAM, UTU, ISI Padangpanjang, UPNVJ, dan UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

ISBI Aceh menerapkan aturan khusus dengan menerima ijazah 10 tahun terakhir (2017-2026) dan batas usia maksimal Paket C 35 tahun. Adapun ISI Padangpanjang menerima Paket C lulusan 5 tahun terakhir (2022-2026) dengan batasan usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.

Sistem Pemilihan Program Studi dan Lokasi Ujian

SMM PTN-Barat 2026 tidak menerapkan sistem kelompok ujian, sehingga peserta dari latar belakang sekolah apapun dibebaskan memilih prodi. Setiap peserta diperbolehkan memilih maksimal 2 program studi pada satu PTN atau dua perguruan tinggi berbeda.

Untuk lokasi ujian, peserta disarankan memilih PTN terdekat dengan domisili saat ini guna efisiensi. PTN yang dipilih sebagai lokasi ujian tidak harus sama dengan PTN yang menjadi tujuan studi.

Materi Ujian dan Ketentuan Portofolio

Materi UTBK terbagi menjadi dua bagian utama. Pertama adalah Tes Potensi Skolastik (TPS) untuk mengukur kemampuan kognitif, penalaran umum, kuantitatif, serta pemahaman bacaan dan menulis.

Bagian kedua merupakan Tes Literasi yang mencakup Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika. Bagi pendaftar prodi seni atau olahraga, terdapat kewajiban menyertakan portofolio.

Karya berupa video wajib diunggah ke YouTube, sedangkan karya gambar disimpan di Google Drive. Tautan dari platform tersebut kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi pendaftaran online agar bisa diakses oleh tim penguji.

Biaya Registrasi dan Daftar PTN Peserta

Biaya registrasi untuk mengikuti SMM PTN-Barat 2026 ditetapkan sebesar Rp375.000. Pembayaran dapat dilakukan melalui bank mitra resmi, yaitu Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, dan Bank BSI. Peserta jalur ini tidak dapat menggunakan fasilitas KIP-Kuliah.

Daftar 28 perguruan tinggi yang tergabung dalam seleksi ini meliputi Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Jambi (UNJA), Universitas Lampung (Unila), Universitas Bengkulu (UNIB), Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Universitas Palangka Raya (UPR), dan Universitas Malikussaleh (Unimal).

Terdapat pula Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Universitas Bangka Belitung (UBB), Universitas Teuku Umar (UTU), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, serta Universitas Samudra (Unsam).

Perguruan tinggi lain yang berpartisipasi adalah Universitas Riau (UNRI), Universitas Siliwangi (UNSIL), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Andalas (UNAND), Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, dan Universitas Singaperbangsa Karawang.

Selain itu, seleksi ini diikuti oleh Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Universitas Islam Negeri Syahada Padangsidempuan, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, UIN Imam Bonjol Padang, Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Tanjungpura.

Metode Penilaian dan Penetapan Kelulusan

Penilaian hasil UTBK SMM PTN-Barat 2026 menggunakan metode CEEB (College Entrance Examination Board). Bagi program studi yang mensyaratkan keterampilan, nilai akhir diambil dari gabungan skor UTBK dan nilai portofolio.

Keputusan akhir mengenai kelulusan merupakan kewenangan penuh masing-masing Rektor PTN berdasarkan standar nilai yang diperoleh peserta. Seluruh hasil akan diperingkatkan dari skor tertinggi hingga terendah untuk menentukan peserta yang berhak mengisi kuota formasi di program studi pilihan.

Artikel terkait

Rekomendasi