UPN Veteran Yogyakarta Terima 14.291 Pendaftar Jalur SNBP 2026

UPN Veteran Yogyakarta Terima 14.291 Pendaftar Jalur SNBP 2026

Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta mencatat sebanyak 14.291 siswa mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada Sabtu (4/4/2026). Angka tersebut menunjukkan persaingan ketat karena kampus ini hanya menyediakan 1.212 kuota mahasiswa baru.

Dilansir dari Edukasi, jumlah ketersediaan kursi tersebut tersebar di 22 program studi yang ditawarkan. Secara akumulatif, satu posisi di jalur prestasi ini diperebutkan oleh hampir 12 pendaftar, yang mencerminkan tingginya minat lulusan sekolah menengah tahun ini.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi, Machya Astuti Dewi, memberikan pandangannya terhadap pencapaian data tersebut sebagai bentuk besarnya kepercayaan masyarakat. Tingginya animo ini dianggap sebagai indikator posisi kampus yang tetap menjadi tujuan utama.

“Animo pendaftar yang tinggi ini menunjukkan bahwa UPN Veteran Yogyakarta masih menjadi pilihan penting bagi siswa-siswa berprestasi dari berbagai daerah,” ujar Machya Astuti Dewi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi.

Keketatan kompetisi terlihat sangat menonjol pada Program Studi Teknik Pertambangan yang menjadi pilihan utama bagi 1.407 pendaftar. Dengan daya tampung hanya 52 kursi, prodi ini mencatatkan rasio keketatan mencapai 1:27,06.

Keketatan Program Studi di UPN Veteran Yogyakarta
Program StudiPendaftarKuotaRasio
Teknik Pertambangan1.407521:27,06
Teknik Lingkungan--1:24,80
Teknik Metalurgi--1:19,64
Teknik Perminyakan--1:19,47
Teknik Industri--1:17,77
Ilmu Administrasi Bisnis--1:14,87
Ilmu Komunikasi--1:12,41
Akuntansi--1:9,37
Manajemen1.1021421:7,76

Meskipun rumpun teknik mendominasi tingkat persaingan tertinggi, Program Studi Manajemen tampil unik dengan daya tampung terbesar yakni 142 mahasiswa. Sementara itu, bidang sosial lainnya seperti Ilmu Administrasi Bisnis dan Ilmu Komunikasi juga mencatat persaingan yang sengit.

Pihak universitas menyoroti bahwa minat para calon mahasiswa tidak hanya menumpuk pada satu bidang ilmu tertentu. Fenomena ini dianggap sebagai sinyal positif bagi perkembangan kualitas akademik di masa depan secara menyeluruh.

“Yang menarik, minat itu tidak hanya terkonsentrasi di satu rumpun keilmuan, tetapi tersebar di banyak program studi. Ini menjadi sinyal baik bagi kami untuk terus menjaga kualitas layanan akademik dan penerimaan mahasiswa baru,” ungkap Machya Astuti Dewi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi.

Distribusi minat yang luas mencakup bidang teknik, lingkungan, industri, hingga akuntansi dan manajemen. Data akhir seleksi ini memperkuat posisi UPN Veteran Yogyakarta sebagai institusi pendidikan yang menawarkan fleksibilitas bidang studi yang relevan bagi publik.

Artikel terkait

Rekomendasi