Ratusan Polisi Amankan Demonstrasi Bela Palestina di Monas Jakarta

Ratusan Polisi Amankan Demonstrasi Bela Palestina di Monas Jakarta

Ratusan personel kepolisian disiagakan untuk mengawal aksi demonstrasi bertajuk Bela Palestina yang berlangsung di Silang Monas Tenggara, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026) mulai pukul 13.00 WIB. Sejumlah kelompok yang terdiri dari elemen pelajar dan mahasiswa diperkirakan akan memadati kawasan tersebut.

Kesiagaan aparat keamanan ini bertujuan untuk memastikan jalannya penyampaian pendapat di muka umum tetap kondusif. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Megapolitan, terdapat tiga aliansi utama yang menginisiasi gerakan massa pada hari ini.

Erlyn menjelaskan dalam keterangan tertulisnya bahwa terdapat tiga kelompok besar yang mengonfirmasi kehadiran mereka dalam aksi solidaritas di Jakarta Pusat tersebut.

"Pukul 13.00 WIB ada unjuk rasa dari Aliansi Pemuda Indonesia Untuk Palestina (API Palestina), Indonesia Student For Justice In Palestina (SJP), Forum Komunikasi Mahasiswa Bela Palestina," ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya pada Jumat.

Pihak kepolisian telah melakukan pemetaan kekuatan untuk menjaga stabilitas di sekitar lokasi unjuk rasa. Total personel yang diterjunkan merupakan gabungan dari berbagai unsur satuan pengamanan.

Menurut Erlyn, sebanyak 548 personel gabungan kepolisian akan disiagakan untuk pengamanan unjuk rasa hari ini.

Selain penyiagaan personel, otoritas terkait juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan kendaraan di sekitar area Monas. Penerapan rekayasa arus lalu lintas akan dilakukan secara dinamis mengikuti perkembangan situasi di lapangan.

Masyarakat diminta untuk memperhatikan rute perjalanan mereka dan menghindari ruas jalan yang berpotensi terdampak oleh konsentrasi massa aksi.

"Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung," tutur Erlyn.

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus memantau pergerakan massa untuk mencegah terjadinya kemacetan total. Petugas di lapangan akan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif jika eskalasi jumlah massa terus meningkat.

Artikel terkait

Rekomendasi