Pemerintah Kota West Palm Beach di Florida meningkatkan patroli keamanan dan meluncurkan program hibah kamera pengawas, sementara sebuah kamera CCTV siaran langsung di Taman Nasional Yangmingshan, Taiwan, justru berubah menjadi panggung pertunjukan jenaka warga setelah merekam aksi tidak senonoh.
Dilansir dari wptv.com pada 15 Mei 2026, West Palm Beach Community Redevelopment Agency (CRA) memperluas cakupan keamanan swasta dari 80 menjadi 152 jam mingguan di kawasan Historic Northwest, Pleasant City, Northwood Village, dan Broadway Corridor. Program percontohan ini juga menambahkan empat trailer CCTV seluler untuk zona risiko tinggi, kamera badan, pelacakan GPS personel, serta komunikasi radio terenkripsi dengan Kepolisian West Palm Beach.
Wali Kota Keith A. James menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus mendukung ruang komunitas melalui solusi proaktif ini.
"Ensuring the safety of our residents is my number one priority," ujar Keith A. James, Wali Kota West Palm Beach.
James menambahkan bahwa investasi pada kemitraan yang kuat bertujuan membangun komunitas yang aman dan didukung penuh oleh kota.
"These initiatives reflect my commitment to protecting our neighborhoods while supporting the businesses and community spaces that make West Palm Beach thrive. By investing in proactive solutions and strong partnerships, we are building a community of opportunity for all where people feel safe, supported, and confident in their city," kata Keith A. James, Wali Kota West Palm Beach.
Selain patroli, CRA menyediakan dana 120.000 dolar AS untuk program hibah Closed-Circuit Television guna memasang masing-masing hingga empat kamera gratis pada properti komersial yang memenuhi syarat, dengan gelombang pertama disetujui pada Mei 2026.
Direktur Eksekutif West Palm Beach CRA, Chris Roog, menyatakan bahwa keamanan publik merupakan fondasi penting bagi pembangunan kembali wilayah agar bisnis dan investasi dapat berkembang.
"Public safety is foundational to redevelopment," kata Chris Roog, Direktur Eksekutif West Palm Beach CRA.
Roog menjelaskan bahwa inisiatif ini diluncurkan sebagai respons langsung terhadap masukan yang diterima dari para penghuni dan pemilik usaha.
"When people feel secure, neighborhoods thrive, businesses see more foot traffic, residents are more engaged, and investment follows. We are excited to launch these initiatives, which are in direct response to feedback we've received from residents and business owners," ujar Chris Roog, Direktur Eksekutif West Palm Beach CRA.
Seorang warga dalam pertemuan komunitas sebelumnya telah menyarankan pembentukan satuan tugas khusus untuk menangani wilayah Northwest.
"I'm going to make a suggestion that we start a task force to address certain things in the Northwest," kata seorang warga West Palm Beach.
Kepala Polisi West Palm Beach, Tony Araujo, menilai langkah koordinasi ini efektif menggabungkan teknologi dan patroli terarah untuk mencegah kriminalitas.
"This is what coordinated public safety looks like — bringing together technology, targeted patrols and strong partnerships to prevent crime and respond effectively," ujar Tony Araujo, Kepala Polisi West Palm Beach.
Menurut Araujo, upaya bersama ini menumbuhkan rasa percaya diri bagi warga serta pelaku usaha lokal.
"These efforts not only enhance safety, but also build confidence for our residents and businesses. We remain committed to delivering proactive, professional service that supports the continued growth and vitality of our neighborhoods," kata Tony Araujo, Kepala Polisi West Palm Beach.
Bagi pemilik usaha seperti Lissette Abreu Cabrera dari Casa Cristalle, pengamanan tambahan ini sangat melegakan di tengah situasi jalanan yang sering tidak menentu.
"One moment you're opening your door to let people know you're here, and the other moment you're rushing to close it because you're seeing something outside," ujar Lissette Abreu Cabrera, Pemilik Casa Cristalle.
Abreu Cabrera menganggap pemasangan kamera pengawas tersebut sebagai jawaban atas doa-doanya selama ini.
"I love that idea. I think we all need to have cameras," kata Lissette Abreu Cabrera, Pemilik Casa Cristalle.
Ia menegaskan kembali dukungannya terhadap kebijakan kamera gratis tersebut.
"It's a no-brainer. It's a prayer answered, to be honest with you," ujar Lissette Abreu Cabrera, Pemilik Casa Cristalle.
Kekhawatiran serupa dirasakan Dr. Marie Roberte Laurent, pemilik klinik Belzeb Wellness, yang mengaku tempat usahanya telah menjadi sasaran pencurian sebanyak dua kali dalam enam bulan.
"Twice my flower on the front — they stole them," kata Dr. Marie Roberte Laurent, Pemilik Belzeb Wellness.
Laurent merasa cemas akan keselamatan kliniknya dan berniat segera mengajukan permohonan hibah kamera tersebut.
"I say, well, next time, what it's going to be, are they going to come inside? I'm really worried," ujar Dr. Marie Roberte Laurent, Pemilik Belzeb Wellness.
Ia memastikan diri untuk ikut serta dalam program pengadaan alat pengawas dari pemerintah kota.
"I really want to do it. I really want to apply for it," kata Dr. Marie Roberte Laurent, Pemilik Belzeb Wellness.
Sementara di Taiwan, dilansir dari malaymail.com, sebuah kamera lansir langsung 4K di area Qingtiangang, Taman Nasional Yangmingshan, merekam sepasang kekasih yang berbuat mesum pada 15 Mei 2026. Rekaman dari sistem pemantauan 24 jam yang terhubung ke YouTube itu langsung viral di media sosial.
Aparat Kepolisian Sektor Shilin telah mengidentifikasi pria berusia 23 tahun yang terlibat dan akan memanggilnya atas tuduhan ketidakpatutan publik dengan ancaman kurungan hingga satu tahun penjara dan denda 9.000 dolar Taiwan baru.
Otoritas taman nasional segera menurunkan video tersebut dan melarang penyebaran ulang, namun warga justru berbondong-bondong mendatangi lokasi pada malam hari hingga 16 Mei 2026. Warga berkumpul mengenakan kostum dinosaurus, bermain gasing, bahkan sepasang pengantin baru berfoto meniru pose viral tersebut di depan kamera yang masih ditonton lebih dari 5.000 orang secara daring.