Departemen Pertahanan Amerika Serikat resmi merilis lebih dari 160 berkas rahasia mengenai laporan penampakan objek terbang tak dikenal atau UFO pada Jumat, 8 Mei 2026. Langkah ini diambil guna memberikan transparansi kepada publik mengenai fenomena yang kini disebut sebagai Unidentified Anomalous Phenomena (UAP).
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menjelaskan bahwa pembukaan dokumen tersebut bertujuan untuk mengakhiri spekulasi yang telah berkembang selama bertahun-tahun. Informasi ini kini dapat diakses oleh masyarakat melalui situs resmi Pentagon sebagaimana dilansir dari AFP.
"Berkas-berkas ini, yang selama ini tersembunyi di balik status klasifikasi rahasia, telah lama memicu spekulasi yang beralasan dan sudah saatnya rakyat Amerika melihatnya sendiri," kata Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth dalam sebuah pernyataan dilansir kantor berita AFP, Jumat (8/5/2026)
Kumpulan dokumen tersebut mencakup rentang waktu yang sangat panjang, dengan beberapa laporan tercatat sejak tahun 1940-an. Salah satu berkas dari Desember 1947 secara spesifik mendokumentasikan serangkaian laporan terkait keberadaan piring terbang.
Data intelijen Angkatan Udara AS kategori sangat rahasia dari tahun 1948 juga memuat informasi tentang pesawat tak dikenal. Selain dokumen klasik, terdapat laporan modern tahun 2023 yang mencatat pengamatan agen khusus federal mengenai bola oranye misterius di langit yang meluncurkan objek lebih kecil.
Perilisan dokumen berskala besar ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Donald Trump yang dikeluarkan pada Februari lalu. Trump menginstruksikan seluruh badan federal untuk mengidentifikasi berkas terkait alien dan UFO karena besarnya minat masyarakat terhadap isu tersebut.
Saat memberikan perintah itu, Trump sempat menyinggung pernyataan mantan Presiden Barack Obama dalam sebuah siniar yang dianggap telah membocorkan informasi klasifikasi terkait kehidupan luar angkasa.
"Mereka nyata, tapi saya belum pernah melihat mereka dan mereka tidak disimpan di... Area 51," kata Obama kepada pembawa acara Brian Tyler Cohen, merujuk pada fasilitas militer AS yang sangat rahasia di Nevada yang menjadi pusat dari banyak teori konspirasi UFO.
Komentar tersebut kemudian menuai kritik langsung dari Trump di hadapan para awak media. Ia menilai tindakan pendahulunya tersebut tidak tepat bagi seorang pemimpin negara dalam menjaga kerahasiaan informasi intelijen.
"Memberikan informasi rahasia, dia tidak seharusnya melakukan itu," kata dia.
Meskipun ratusan dokumen telah dibuka, Pentagon menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan bukti konkret mengenai keberadaan kehidupan cerdas di luar Bumi. Investigasi pemerintah AS lebih difokuskan pada kemungkinan adanya teknologi canggih milik pihak lawan yang menyerupai fenomena supernatural.
Laporan Pentagon pada Maret 2024 sebelumnya menyebutkan bahwa mayoritas penampakan UAP yang dilaporkan warga merupakan aktivitas normal. Fenomena yang dianggap mencurigakan tersebut seringkali teridentifikasi sebagai satelit, balon cuaca, hingga pesawat mata-mata.