Polisi Selidiki Sisa Tiner Pemicu Kebakaran Rumah Haerul Saleh

Polisi Selidiki Sisa Tiner Pemicu Kebakaran Rumah Haerul Saleh

Aparat kepolisian melakukan pengamanan dan pemeriksaan intensif di kediaman Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, setelah api berhasil dipadamkan pada Jumat, 8 Mei 2026 pagi.

Kondisi di lokasi kejadian pada pukul 10.15 WIB menunjukkan sisa-sisa air pemadaman masih menggenang di sekitar rumah, sementara kepulan asap sudah tidak terlihat lagi. Meski mobil pemadam kebakaran telah meninggalkan tempat kejadian di Jalan Teratai Blok G8, sebuah unit ambulans dilaporkan masih bersiaga di area tersebut.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa titik api pertama kali dideteksi oleh warga setempat dari bagian atas bangunan. Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, memberikan rincian mengenai laporan awal insiden tersebut.

"Berdasarkan Informasi dari RT setempat, terlihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar," kata Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaksel, Asril Rizal.

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 07.53 WIB, yang kemudian direspons dengan pengerahan personel ke lokasi. Dugaan sementara penyebab munculnya api berkaitan dengan bahan kimia yang tertinggal setelah proses pemeliharaan bangunan.

"Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," katanya.

Dalam upaya pemadaman ini, sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran beserta 48 personel diterjunkan ke lapangan oleh Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan. Operasi pemadaman dilaporkan dimulai pukul 08.07 WIB dan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 08.49 WIB.

Jenazah Haerul Saleh telah dievakuasi dari lokasi kejadian menggunakan ambulans menuju RSUD Pasar Minggu guna keperluan penanganan medis lebih lanjut. Saat ini, petugas kepolisian terpantau masih keluar masuk bangunan untuk melakukan pemeriksaan mendalam di bagian dalam rumah yang terdampak api.

Artikel terkait

Rekomendasi