Seorang perempuan berteriak kesakitan setelah menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal di kawasan Pasar Pagi, Parung Kored, Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Sabtu (17/5/2026) malam. Peristiwa tragis tersebut diduga terjadi saat korban baru saja pulang beraktivitas dan sedang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Aksi penganiayaan ini langsung memicu perhatian warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong dari korban. Dilansir dari Megapolitan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan proses penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas pelaku serta motif di balik aksi penyiraman tersebut.
Salah satu warga setempat, Siska (38), memberikan kesaksian mengenai situasi mencekam saat peristiwa itu berlangsung. Ia mengaku sedang berada di dalam rumahnya ketika tiba-tiba mendengar suara jeritan dari arah jalan raya di luar.
"Saya masih di dalam, terus dengar suara teriak kepanasan," ujar Siska.
Mendengar kegaduhan tersebut, ia langsung keluar rumah untuk memeriksa keadaan. Siska mendapati korban sudah berlari menyelamatkan diri menuju sebuah toko pakaian yang terletak tidak jauh dari titik lokasi penyiraman untuk mencari air.
"Dia langsung lari ke kamar mandi. Dia kan kepanasan, teriak kepanasan sama minta tolong," kata Siska.
Cairan kimia yang disiramkan oleh pelaku membuat pakaian yang dikenakan korban mengalami kerusakan parah hingga bolong-bolong seperti bekas terbakar. Melihat kondisi memprihatinkan tersebut, warga sekitar langsung bergerak cepat memberikan pertolongan darurat.
"Bolong-bolong bajunya, kayak kena api. Jadi dikasih baju sama toko baju itu," kata Siska.
Tidak lama setelah menerima bantuan darurat dari warga, korban segera menghubungi pihak keluarganya untuk meminta pertolongan lebih lanjut. Anggota keluarga korban kemudian datang langsung ke lokasi kejadian untuk menjemput serta memberikan pendampingan kepada korban.