Layanan transportasi bus shalawat bagi jemaah haji Indonesia di Terminal Syib Amir, Mekah, mengalami percepatan jadwal penutupan operasional pada Jumat, 14 Mei 2026, menjadi pukul 08.00 WAS guna mengantisipasi kepadatan menjelang salat Jumat. Dilansir dari Nasional, penyesuaian ini memajukan jadwal semula yang direncanakan berhenti beroperasi pada pukul 10.00 WAS.
Kepala Pos Terminal Syib Amir, Iswan Brandes, memberikan konfirmasi mengenai perubahan waktu penghentian sementara tersebut melalui pemberitahuan resmi. Kebijakan ini diambil berdasarkan pembaruan informasi terakhir untuk menjaga arus pergerakan jemaah di sekitar area Masjidil Haram tetap kondusif.
"Perubahan terakhir, info penutupan terminal menjadi pukul 08.00 WAS," kata Brandes, Kepala Pos Terminal Syib Amir.
Penghentian arus bus dari hotel menuju Masjidil Haram bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan di tengah lonjakan jumlah jemaah. Langkah ini merupakan bagian dari pengaturan rutin operasional transportasi di Mekah untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh jemaah selama ibadah berlangsung.
"Kami ingin memberitahukan bahwa arus jamaah haji dari hotel ke Masjidil Haram akan ditangguhkan untuk mengatur pergerakan dan memfasilitasi penyediaan layanan terbaik bagi para jamaah haji," katanya.
Iswan mengimbau agar jemaah haji Indonesia segera menyesuaikan waktu keberangkatan mereka untuk menghindari keterlambatan akibat penutupan terminal. Koordinasi aktif antara ketua kloter dan petugas sektor di setiap hotel sangat diharapkan untuk memandu pergerakan jemaah agar tetap lancar.
"Kami mengharapkan kerja sama dan koordinasi dari semua pihak untuk memastikan kelancaran operasional dan berkontribusi dalam melayani jamaah haji dengan sebaik-baiknya," ujar Brandes.