Operasional maskapai China Eastern Airlines terganggu setelah salah satu armadanya terlibat insiden kecil di landasan pacu. Dilansir dari Detik Travel, pesawat tersebut dilaporkan menyenggol garbarata saat berada di area bandara.
Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah penumpang tertahan sementara di dalam kabin. Kabar mengenai insiden tersebut menjadi perbincangan hangat di jagat media sosial setelah video kejadiannya tersebar luas ke publik.
Pihak manajemen maskapai memberikan penjelasan resmi terkait kronologi kejadian. Insiden ini menimpa pesawat yang melayani rute penerbangan dari Chengdu menuju Shanghai pada Sabtu (2/5/2026).
Ketika mendarat di Bandara Shanghai, pesawat tengah bergerak perlahan menuju posisi parkir yang telah ditentukan. Namun, badan pesawat secara tidak sengaja bersinggungan dengan fasilitas garbarata bandara.
Mengutip laporan The Global Times pada Minggu (3/5), awak kabin yang bertugas segera menerapkan prosedur darurat sesuai standar keamanan penerbangan. Langkah cepat diambil untuk memastikan situasi tetap terkendali pasca-sentuhan tersebut.
Kondisi Penumpang dan Dampak Kerusakan
Pihak China Eastern Airlines menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini. Seluruh penumpang dipastikan dalam keadaan selamat dan dapat turun dari pesawat secara teratur sesuai arahan kru.
Meski maskapai menyebutnya sebagai insiden kecil, beberapa saksi mata memberikan keterangan berbeda melalui media sosial. Sejumlah netizen mengklaim bahwa bagian sayap pesawat mengalami kerusakan akibat benturan keras dengan dinding garbarata di Bandara Internasional Shanghai.
"Saya sangat takut, saya tidak bisa turun dari pesawat," tulis netizen.
Laporan dari South China Morning Post menyebutkan bahwa otoritas terkait telah menginisiasi proses penyelidikan secara menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti di balik kegagalan manuver parkir tersebut.
"Awak kabin segera menanganinya sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan," tulis pernyataan resmi maskapai.
Pihak maskapai juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa atas gangguan jadwal yang terjadi. Fokus utama saat ini adalah melakukan evaluasi internal guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
"Penyebab insiden ini sedang dalam penyelidikan. Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan pada perjalanan penumpang," maskapai menambahkan keterangan.