Pesawat Delta Airlines rute Atlanta menuju Lagos terpaksa melakukan putar balik di atas Samudra Atlantik dan kembali ke bandara asal pada Sabtu, 9 Mei. Keputusan tersebut membuat para penumpang menghabiskan waktu sekitar delapan jam di udara hanya untuk mendarat kembali di lokasi awal keberangkatan.
Penerbangan dengan nomor DL54 tersebut berangkat dari Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta (ATL) menuju Lagos (LOS) pada pukul 17.42 EDT. Pesawat Airbus A330-200 dengan registrasi N854NW itu dilaporkan sempat mencapai ketinggian jelajah 33.000 kaki sebelum akhirnya membatalkan perjalanan.
Data pelacakan penerbangan yang dilansir Airlive.net menunjukkan bahwa awak pesawat memutuskan untuk berbalik arah saat mendekati titik tengah penyeberangan samudra. Setelah menempuh jalur timur selama kurang lebih tiga setengah jam, jet tersebut kembali menuju Georgia.
Pihak maskapai memberikan konfirmasi mengenai alasan di balik pengalihan rute yang tidak terjadwal tersebut. Melalui sebuah pernyataan resmi, manajemen menjelaskan kondisi yang terjadi pada armada mereka.
"operational issue." ujar Delta Air Lines, Maskapai.
Meskipun pihak maskapai tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jenis kerusakan atau penyebab pastinya, langkah kembali ke hub utama menunjukkan indikasi teknis tertentu. Airlive.net melaporkan bahwa keputusan kembali ke Atlanta, alih-alih mendarat di Azores atau Eropa Barat, dilakukan agar pesawat dapat ditangani lebih baik oleh pangkalan pemeliharaan Delta.
Pesawat akhirnya mendarat kembali di Atlanta pada Minggu dini hari waktu setempat. Setelah pendaratan tersebut, maskapai secara resmi membatalkan jadwal penerbangan ke Nigeria bagi seluruh penumpang.
Hingga saat ini, armada Airbus yang terlibat dalam insiden tersebut masih berada di darat di Atlanta. Pesawat tersebut tengah menjalani proses pemeriksaan teknis secara menyeluruh oleh tim ahli maskapai.