Universitas Kristen Petra Surabaya Resmikan Web3 Education Center

Universitas Kristen Petra Surabaya Resmikan Web3 Education Center

Universitas Kristen Petra Surabaya meresmikan Web3 Education Center (WEC) Blockchain Lab pada Rabu (29/4/2026) sebagai pusat edukasi teknologi masa depan. Fasilitas kolaboratif ini bertujuan meningkatkan literasi digital serta mencetak inovator startup guna memperkuat ekosistem Web3 Indonesia di kancah global.

Pendirian pusat edukasi ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas Kristen Petra dengan IDNFT yang mendapatkan dukungan penuh dari Upbit Indonesia. Sebagaimana dilansir dari Suara, fasilitas tersebut dirancang untuk melayani kebutuhan belajar mahasiswa sekaligus masyarakat umum secara luas.

Melalui sarana ini, para peserta memiliki kesempatan untuk mendalami teknologi blockchain, aset kripto, hingga kecerdasan buatan (AI). Seluruh materi pembelajaran akan diberikan langsung oleh para praktisi industri yang berpengalaman guna memberikan perspektif nyata bagi peserta didik.

Dukungan yang diberikan oleh Upbit Indonesia dipandang sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) nasional. Selain fungsi edukasi, laboratorium ini juga difungsikan sebagai wadah inovasi untuk melahirkan perusahaan rintisan berbasis blockchain dari lingkungan akademisi.

Rangkaian peresmian pada akhir April tersebut juga melibatkan diskusi panel bertajuk “From Community to Global Industry”. Acara ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan mulai dari regulator Kementerian Ekonomi Kreatif, komunitas Web3, hingga perwakilan industri aset digital.

CEO Upbit Indonesia, Resna Raniadi, menekankan bahwa sektor Web3 menawarkan potensi yang masif bagi perkembangan talenta muda di tanah air agar mampu bersaing secara internasional.

"Web3 membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda Indonesia, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai inovator dan pencipta solusi. Melalui inisiatif seperti Web3 Education Center ini, kami ingin memastikan bahwa talenta lokal memiliki akses terhadap pengetahuan, ekosistem, dan peluang untuk berkembang hingga ke tingkat global," ujar Resna Raniadi, CEO Upbit Indonesia.

Ia meyakini bahwa sinergi yang kuat antara sektor industri, akademisi, dan komunitas merupakan elemen krusial bagi keberlanjutan industri digital. Komitmen perusahaan terhadap literasi digital ditujukan untuk menciptakan lingkungan investasi yang lebih aman bagi publik.

"Kami percaya bahwa edukasi adalah fondasi utama dalam menciptakan ekosistem aset digital yang sehat, aman, dan terpercaya. Upbit Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung dan berkolaborasi untuk berbagai inisiatif yang dapat meningkatkan literasi serta mendorong inovasi di bidang ini," tambah Resna Raniadi, CEO Upbit Indonesia.

Keberadaan WEC diharapkan mampu merespons tingginya minat masyarakat terhadap aset digital dan teknologi terdesentralisasi. Ke depannya, inisiatif ini ditargetkan dapat mempercepat pertumbuhan talenta digital nasional untuk memenangkan persaingan di ekosistem global.

Artikel terkait

Rekomendasi