Pisau Dapur Lolos Pemeriksaan Keamanan di Bandara Incheon dan Terbawa ke Pesawat

Pisau Dapur Lolos Pemeriksaan Keamanan di Bandara Incheon dan Terbawa ke Pesawat

Sistem keamanan Bandara Internasional Incheon di Korea Selatan kini tengah diinvestigasi oleh otoritas penerbangan setelah sebuah pisau dapur kecil berhasil lolos dari pemeriksaan dan terbawa ke dalam kabin pesawat. Insiden tersebut memicu kekhawatiran terkait prosedur pengamanan di bandara terbesar negara tersebut.

Peristiwa ini berlangsung pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 18.20 waktu setempat, dikutip dari Detik Travel melalui laporan The Korea Herald pada Jumat (22/5/2026). Pihak kementerian terkait langsung turun tangan guna mendalami kelalaian pengamanan ini.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan menyampaikan, pihaknya sedang menyelidiki bagaimana barang terlarang tersebut bisa lolos dari pemeriksaan keamanan serta kemungkinan pelanggaran terhadap Undang-Undang Keamanan Penerbangan.

Benda tajam berupa pisau sepanjang sekitar sembilan sentimeter itu baru disadari keberadaannya oleh seorang penumpang wanita berusia sekitar 50 tahun ketika dirinya sudah berada di dalam penerbangan Etihad Airways menuju Abu Dhabi. Penumpang tersebut menemukan pisau di dalam tas jinjingnya.

Pelaku perjalanan tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada awak kabin.

Berdasarkan keterangan dari otoritas setempat, penumpang tersebut mengaku sempat menggunakan pisau dapur itu untuk mengupas buah saat perjalanan menuju ke area bandara. Ia kemudian tidak sengaja membiarkan benda tersebut tertinggal di dalam tas jinjingnya.

Korps Polisi Bandara Internasional Incheon menyampaikan, pelaku perjalanan tersebut tidak memiliki niat kriminal sehingga tetap diizinkan melanjutkan perjalanan sesuai jadwal.

Meskipun tidak ada indikasi tindakan kriminal, insiden lolosnya benda tajam ini memicu evaluasi serius. Pisau merupakan salah satu jenis barang yang dilarang keras untuk dibawa masuk ke dalam kabin pesawat tanpa memandang ukuran dimensi barang tersebut.

Kementerian Perhubungan Korea Selatan menyebut seorang inspektur dari Kantor Penerbangan Regional Seoul akan dikirim untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Otoritas berwenang menegaskan bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian dalam pemeriksaan ini akan menghadapi sanksi dan dimintai pertanggungjawaban penuh setelah seluruh proses investigasi rampung.

Artikel terkait

Rekomendasi