Polda Metro Jaya Tangkap Delapan Begal Jalanan di Jakarta

Polda Metro Jaya Tangkap Delapan Begal Jalanan di Jakarta

Satgas Pemburu Begal dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap delapan orang tersangka komplotan pencurian dengan kekerasan di sejumlah wilayah Jakarta pada Senin, 18 Mei 2026 malam, menyusul aksi kejahatan jalanan yang sempat viral di media sosial.

Penangkapan para pelaku kejahatan jalanan ini dikonfirmasi langsung oleh pihak kepolisian di Mapolda Metro Jaya setelah melacak pergerakan komplotan tersebut di beberapa lokasi terpisah, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan bahwa tindakan ini diambil sebagai langkah respons cepat jajaran kepolisian dalam menghentikan keresahan masyarakat terkait maraknya pembegalan.

"Malam hari ini, kami dari tim Pemburu Begal, alhamdulillah sudah mengamankan delapan orang tersangka yang melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, sebagaimana yang kita ketahui beberapa waktu belakangan viral di wilayah hukum Polda Metro Jaya," ujar Kombes Pol Iman Imanuddin, Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

Para pelaku yang diamankan diketahui beroperasi secara berkelompok di kawasan Bundaran HI, Patung Kuda, Cideng, Kebon Jeruk, hingga Gandaria.

"Jadi ini kasus dari beberapa TKP yang kemarin sempat viral, para pelakunya sebagian sudah kami lakukan penangkapan, sisanya ada lima orang yang masih kami kejar," kata Kombes Pol Iman Imanuddin, Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

Kepolisian mengungkapkan tiga dari delapan tersangka merupakan dalang perampasan ponsel di Bundaran HI, di mana komplotan tersebut mengaku sudah beraksi ratusan kali di lokasi berbeda.

"Yang bersangkutan tadi berdasarkan interview sementara dari tiga tersangka sudah melakukan 120 kejadian atau 120 TKP. Kami sedang mengompulir untuk seluruh tempat kejadian perkara yang pernah dilakukan oleh para tersangka," kata Kombes Pol Iman Imanuddin, Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

Dari total ratusan aksi kejahatan yang dilaporkan, polisi mendapati adanya sejumlah warga negara asing yang menjadi sasaran perampasan geng kriminal ini.

"Dari 120 kasus, empat di antaranya korbannya adalah warga negara asing. Ada yang dari Malaysia, kemudian Jerman, kemudian Tiongkok, sama Italia," ucap Kombes Pol Iman Imanuddin, Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

Pengepungan dilakukan petugas di tiga wilayah berbeda yaitu Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Bekasi, di mana beberapa pelaku terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur.

"Dikarenakan di antara para pelaku itu ada yang mencoba melakukan peralamanan dan melarikan diri, maka kami melakukan tindakan tegas dan terukur. Tentunya tetap tindakan tegas dan terukur yang kami lakukan dalam rangka melindungi keselamatan masyarakat Jakarta yang lainnya," tutur Kombes Pol Iman Imanuddin, Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

Langkah tegas berupa tembakan di kaki terpaksa diterapkan karena adanya indikasi sisa anggota komplotan bersenjata yang masih berkeliaran bebas.

"Salah satunya dari yang Bundaran HI masih satu orang. Kemudian diindikasikan yang bersangkutan menggunakan senjata api, dan saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap yang memegang senjata api. Mudah-mudahan malam ini bisa segera tertangkap," kata Kombes Pol Iman Imanuddin, Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

Saat ini kedelapan tersangka yang berhasil diringkus telah ditahan di Mapolda Metro Jaya dan dijerat pasal berlapis terkait pencurian dengan kekerasan, pemerasan, pengeroyokan, serta perbuatan tidak menyenangkan.

Artikel terkait

Rekomendasi