Seorang selebritas internet asal Brasil kini resmi masuk dalam daftar pencarian orang internasional setelah diduga melarikan diri ke luar negeri. Langkah pelarian ini dilakukan menyusul keterlibatannya dalam insiden tabrak lari maut yang menewaskan seorang pelatih kebugaran atau personal trainer.
Sosok bernama Rosa Ibere Tavares Dantas tersebut sebelumnya telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan atas dakwaan pembunuhan karena kelalaian. Kasus tragis ini terjadi hampir tiga tahun lalu, tepatnya pada 31 Agustus 2023 di kawasan kota Manaus.
Peristiwa bermula ketika korban bernama Talis Roque da Silva sedang mengendarai sepeda motor di jalan raya. Mobil SUV yang dikemudikan oleh Dantas mendadak menerobos persimpangan jalan dan langsung menghantam kendaraan korban. Benturan yang sangat keras menyebabkan korban terpental hingga kepalanya membentur struktur logam di area sekitar lokasi kejadian.
Dilansir dari Wolipop, korban sempat dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan penanganan darurat akibat luka parah di kepala. Kendati demikian, nyawa Talis tidak dapat diselamatkan setelah ia mengalami henti jantung.
Atas tindakan tersebut, otoritas yudisial Brasil sebenarnya telah menjatuhkan vonis hukuman tiga tahun penjara dalam sistem semi-terbuka kepada Dantas. Melalui mekanisme penahanan ini, terpidana sejatinya masih diizinkan beraktivitas untuk bekerja atau menempuh pendidikan pada siang hari.
Namun, pihak yang bersangkutan diwajibkan untuk kembali ke dalam sel tahanan saat malam hari. Pengadilan setempat juga memberikan sanksi tambahan berupa kewajiban membayar denda serta pencabutan izin mengemudi selama 18 bulan.
Alih-alih menjalani hukuman yang telah ditetapkan, Dantas disinyalir melarikan diri dari wilayah hukum Brasil ketika proses eksekusi sedang berjalan. Pihak kepolisian melaporkan bahwa perempuan tersebut kini terdeteksi berpindah tempat tinggal ke kota Madrid, Spanyol, demi menghindari masa kurungan.
Keterlibatan Interpol dan Profil Media Sosial
Akibat tindakan penolakan eksekusi tersebut, otoritas penegak hukum Brasil memasukkan namanya ke dalam sistem daftar buron nasional. Tidak hanya itu, pemberitahuan resmi mengenai status pelarian ini juga telah diteruskan kepada pihak Interpol untuk memperluas jangkauan pencarian di luar negeri.
Sebelum tersandung perkara pidana ini, Rosa Ibere Tavares Dantas aktif sebagai pembuat konten digital yang cukup populer dengan pengikut mencapai lebih dari 50 ribu orang di media sosial. Akun pribadinya kerap membagikan konten yang berfokus pada tema gaya hidup, aktivitas kebugaran, dokumentasi perjalanan, ulasan kuliner, hingga potongan kehidupan personalnya sehari-hari.