Aparat kepolisian mengusut kebenaran informasi viral di media sosial mengenai dugaan pembegalan terhadap seorang model berinisial ADV di pinggir jalan tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Sabtu (16/5/2026). Penyelidikan ini dilakukan guna memverifikasi peristiwa yang dilaporkan menyebabkan korban mengalami luka bacok di kepala tersebut, seperti dilansir dari Megapolitan.
Kabar yang beredar melalui akun Threads @hmzr39 menyebutkan bahwa korban dibegal sekitar pukul 00.00 WIB saat perjalanan pulang usai pemotretan. Korban sempat dikabarkan dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras, Grogol Petamburan, namun polisi belum menerima laporan resmi dari pihak korban hingga saat ini.
Pihak kepolisian kemudian mengambil langkah taktis dengan membentuk tim gabungan antarwilayah untuk menyisir lokasi yang dimaksud. Hal ini dikarenakan area pinggir jalan tol Kebon Jeruk mencakup wilayah hukum yang cukup luas.
"Jadi yang disebut pinggir jalan tol Kebon Jeruk itu kan panjang, dari mulai di kawasan masuk Tomang sana sampai mau ke Tangerang itu kan masih Tol Kebon Jeruk dibilangnya, jadi kami tiga Polsek menyelidiki bersama-sama," kata Aqsha saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Senin (18/5/2026) pagi.
Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha menjelaskan bahwa ketidakjelasan titik lokasi kejadian menjadi hambatan utama dalam proses penelusuran. Petugas juga sudah mendatangi fasilitas kesehatan yang disebut dalam unggahan untuk mengonfirmasi keberadaan korban.
"Kami semua kemarin mengecek ke Rumah Sakit Sumber Waras, konfirmasi langsung ke IGD maupun pihak hospitalnya, itu tidak ditemukan ada yang atas nama yang bersangkutan datang ke sana, ataupun pasien yang menderita luka bakokan apa segala macam, tidak ditemukan," ucap Aqsha.
Penanganan kasus ini sekarang telah dilimpahkan ke tim siber Polres Metro Jakarta Barat demi melacak pengunggah informasi. Polisi menegaskan bahwa batas wilayah tol tersebut mencakup area beberapa polsek yang berbeda.
"Kalau wilayah pinggir tol itu bukan cuma Kebon Jeruk saja, tapi ada juga wilayah Palmerah di sisi Jalan Arjuna Selatan dan ada juga wilayah Grogol Petamburan di sisi Jalan Arjuta Utara. Sampai saat ini kami belum tahu di sisi mana laporan kejadian ini terjadi dan masih penyelidikan juga," ujarnya.
Upaya komunikasi juga telah dilakukan kepolisian terhadap pemilik akun media sosial tersebut, namun belum membuahkan hasil. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan bahwa pengecekan awal di rumah sakit tidak menunjukkan adanya data pasien atas nama ADV.
"Kami juga mendatangi Rumah Sakit Sumber Waras untuk memastikan kebenarannya. Dari hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan data pasien atas nama yang disebutkan dalam unggahan tersebut dalam kurun waktu satu bulan terakhir," ucap Budi.
Pihak Polda Metro Jaya menyatakan bahwa status informasi yang beredar luas ini masih memerlukan pembuktian lebih lanjut sebelum disimpulkan sebagai fakta kriminalitas.
"Saat ini informasi tersebut masih dalam tahap verifikasi lebih lanjut, sehingga belum dapat dipastikan kebenarannya," tutup Budi.