Ribuan butir obat keras golongan daftar G disita pihak kepolisian dari sebuah toko kosmetik di Jalan Kalisari Raya, Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Senin (13/5/2026) malam. Operasi penggeledahan ini dilakukan oleh aparat Polsek Pasar Rebo setelah mendapatkan laporan dari masyarakat setempat mengenai aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.
Penyitaan barang bukti tersebut dilakukan setelah petugas melakukan penyisiran menyeluruh di area toko. Dilansir dari Megapolitan, sebanyak kurang lebih 2.500 butir obat-obatan terlarang ditemukan petugas dalam kondisi tersembunyi di bagian atas plafon bangunan untuk menghindari pemeriksaan.
Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya mengonfirmasi bahwa penemuan tersebut merupakan hasil tindak lanjut dari laporan warga dan perangkat lingkungan. Proses penggerebekan melibatkan personel kepolisian bersama ketua RT dan pemuda karang taruna setempat sekitar pukul 22.00 WIB.
"Setelah dilakukan penyisiran ditemukan obat daftar G di atas plafon. Untuk barang bukti yang diamankan jumlahnya kurang lebih 2.500 butir, untuk penjual saat dilakukan penggrebekan tidak ditemukan dan saat ini proses masih penyelidikan," kata AKP I Wayan Wijaya, Kapolsek Pasar Rebo.
Wayan menjelaskan bahwa kehadiran petugas di lokasi merupakan respons cepat atas kekhawatiran warga terhadap peredaran obat keras di lingkungan mereka. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memburu penjual yang melarikan diri.
"Kejadian Senin malam sekira pukul 22.00, berdasarkan info dari warga, anggota polsek dan ketua RT, beserta pemuda karang taruna melakukan penggrebekan di lokasi," kata AKP I Wayan Wijaya.
Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, warga tampak mendatangi toko yang dalam keadaan tertutup tersebut sebelum akhirnya masuk untuk mencari barang bukti. Di dalam toko, ditemukan kantong plastik berisi obat-obatan jenis Heximer dan Tramadol.
"Heximer dan Tramadol di tempat tersebut. Saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, laporan sudah masuk dari warga Kalisar, untuk pelaku tidak ada di TKP," tulis keterangan kabarkalisari.
Seluruh barang bukti yang ditemukan kini telah diamankan di Markas Polsek Pasar Rebo guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Petugas masih menelusuri identitas pemilik toko dan asal-usul ribuan butir obat keras tersebut.