Polisi Tangkap Pembacok Karyawan Toko Roti Cengkareng di Bogor

Polisi Tangkap Pembacok Karyawan Toko Roti Cengkareng di Bogor

Tim gabungan kepolisian meringkus RS, pelaku pembacokan karyawan toko roti di Jalan Pedongkelan Belakang, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, setelah sempat melarikan diri ke wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penangkapan tersebut dilakukan pada Selasa (5/5/2026) pukul 22.00 WIB usai petugas melacak keberadaan tersangka melalui serangkaian penyelidikan intensif.

Pengejaran terhadap tersangka melibatkan kerja sama antara Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat dengan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya. Selain mengamankan pelaku, pihak berwenang juga menyita barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit yang sempat disembunyikan oleh RS untuk menghilangkan jejak kejahatannya, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, mengonfirmasi bahwa pengejaran dilakukan hingga ke luar kota untuk menangkap RS yang berusaha kabur dari tanggung jawab hukum.

"Pelakunya kabur, kami kejar lalu dapatnya di Bogor," ujar Arfan saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Selasa (5/5/2026).

Penyidik juga memastikan telah mengamankan alat yang digunakan pelaku saat menyerang korban. Upaya penyembunyian barang bukti tersebut tidak menghalangi petugas dalam melengkapi fakta-fakta di lapangan.

"Ada (barang bukti senjata) juga. Sempat disimpan di mana lah sama dia, tapi sudah kita dapat," kata Arfan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa insiden kekerasan ini bermula dari perselisihan di jalan raya. Pelaku diduga tersulut emosi setelah sepeda motor yang dikendarainya nyaris bertabrakan dengan motor milik korban di sekitar lokasi kejadian.

"Korban mengalami luka pada bagian dada kiri. Setelah kejadian, pelaku melarikan diri," kata Budi dalam keterangan resminya, Selasa.

Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa rekaman CCTV guna memperkuat bukti-bukti keterlibatan pelaku. Sejumlah barang bukti lain yang disita meliputi satu unit sepeda motor Honda Mio, helm, serta pakaian yang dikenakan pelaku saat melakukan pembacokan.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Proses hukum terhadap terduga pelaku akan dilakukan secara profesional dan proporsional," tutup Budi.

Saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan mendalam oleh penyidik Polda Metro Jaya guna melengkapi administrasi penyidikan sebelum diserahkan kepada jaksa penuntut umum.

Artikel terkait

Rekomendasi