Polisi Tangkap Penjambret Handphone WNA Italia di Bundaran HI

Polisi Tangkap Penjambret Handphone WNA Italia di Bundaran HI

Aparat Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Polda Metro Jaya membekuk pelaku penjambretan telepon genggam milik seorang warga negara asing asal Italia berinisial CL di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (14/5/2026).

Penangkapan ini dikonfirmasi setelah aksi penjambretan pengendara motor matic merah tersebut viral di media sosial karena korban sempat terjatuh saat mengejar pelaku. Penanganan kasus ini dilakukan setelah korban melaporkan kehilangan handphone miliknya ke pihak kepolisian, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

"Sudah ditangkap Subdit Jatanras (Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan) Polda Metro," ujar Kapolsek Menteng AKBP Braiel Ardnold Rondonuwu saat dikonfirmasi Kompas.com lewat pesan singkat WhatsApp, Senin (18/5/2026).

Hingga berita tersebut diturunkan, Kanit Reskrim Polsek Menteng Kompol Budi Santoso belum memberikan jawaban mengenai detail penangkapan pelaku. Berdasarkan data kepolisian, peristiwa penjambretan dengan korban warga asing di wilayah tersebut menunjukkan pola kemunculan pelaku yang memanfaatkan kelengahan targetnya di area publik.

"Pelaku modusnya random terhadap korban yang terlihat lengah di pinggir jalan," kata Braiel Arnold Rondonuwu.

Pihak penyidik juga terus mendalami jaringan dari pelaku yang kerap beroperasi di kawasan Jakarta Pusat tersebut. Sejauh ini, polisi belum melihat adanya keterkaitan struktural antara pelaku yang ditangkap dengan kelompok kriminal sejenis lainnya.

"Keterkaitan antara pelaku sampai saat ini belum kita temukan modus komplotan pelaku jambret," tutur Braiel Arnold Rondonuwu.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, Polsek Menteng meningkatkan pengamanan di titik-titik rawan. Penjagaan dilakukan lewat koordinasi intensif bersama petugas keamanan setempat, mulai dari hotel, gedung bioskop atau perkantoran, hingga fasilitas transportasi publik.

"Juga patroli di jam-jam dan titik rawan," tambah Braiel Arnold Rondonuwu.

Sebelum penangkapan dilakukan, polisi terlebih dahulu mengumpulkan keterangan dari korban CL yang mengalami insiden tersebut saat menunggu kendaraan daring. Pada saat awal penyelidikan, kepolisian langsung bergerak mengidentifikasi pengendara motor berdasarkan bukti rekaman video dari masyarakat.

"Kami masih berupaya untuk mengidentifikasi pelaku. Korban sudah kami minta keterangan," ujar Braiel Arnold Rondonuwu saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat.

Pihak kepolisian juga mengharapkan peran serta masyarakat dalam menjaga situasi keamanan di pusat kota tetap kondusif. Langkah cepat pengungkapan ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas jalanan yang menyasar pejalan kaki.

"Mohon dukungan semoga cepat terungkap," tambah Braiel Arnold Rondonuwu.

Artikel terkait

Rekomendasi