Seorang anggota Polri dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Deka Ulfa Wiwik Irjayanti, resmi bertugas sebagai bagian dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di kawasan Masjidil Haram, Makkah, pada Rabu (6/5/2026).
Dilansir dari Detikcom, Deka menempati posisi di divisi Perlindungan Jemaah (Linjam) Seksi Khusus Masjidil Haram setelah menanti selama empat tahun untuk bisa lolos seleksi. Kesempatan ini menjadikannya angkatan pertama PPIH di bawah koordinasi Kementerian Haji dan Umrah.
"Kalau jadi petugas itu, saya sudah empat tahun menginginkan untuk bisa lolos ke sini," ujar Deka Ulfa Wiwik Irjayanti saat ditemui tim Media Center Haji.
Deka mengungkapkan rasa syukurnya karena baru bisa mendapatkan kesempatan bertugas pada tahun 2026 yang bertepatan dengan angkatan pertama dari kementerian tersebut.
"Ternyata Allah baru memberikan rezeki di tahun ini, yang ternyata baru di angkatan pertama dari Kementerian Haji dan Umrah," kata Deka.
Polwan tersebut merasa terharu saat melihat kedatangan jemaah lansia di Tanah Suci yang dipenuhi rasa bahagia.
"Bahagia banget melihat jamaah-jamaah yang berdatangan, sudah sepuh-sepuh datang di Makkah, dengan air mata nggak bisa diungkapkan rasa senangnya bagaimana," ujar Deka.
Ia menegaskan bahwa pengalaman melayani jemaah merupakan impian besar bagi banyak orang yang memberinya rasa senang luar biasa.
"Insya Allah banyak senangnya, karena menjadi petugas haji itu impian banyak orang," kata Deka.
Meskipun harus bertugas jauh dari Indonesia, ia mengaku telah mengantongi izin dari pihak keluarga untuk menjalankan amanah tersebut.
"Alhamdulillah saya mendapatkan restu dari suami tentunya. Ternyata restu suami ini yang bi idznillah menjadikan saya sampai di sini sekarang ini," kata Deka.
Terkait kondisi keluarga di rumah, Deka menyatakan telah memasrahkan pengawasan anak-anaknya kepada Tuhan selama ia berada di Arab Saudi.
"Anak-anak saya sudah saya titipkan kepada Allah. Insya Allah, Allah jaga," tutur Deka.
Dalam menjalankan tugasnya, Deka turut memberikan imbauan kepada para jemaah agar senantiasa memperhatikan kondisi fisik dan tidak memaksakan diri menghadapi cuaca panas.
"Jangan memaksakan kehendak atau nafsu karena ingin sholat terus di Masjidil Haram," saran Deka.
Petugas Linjam ini menutup dengan doa agar pelaksanaan rangkaian ibadah haji tahun ini berjalan lancar dengan tingkat kesehatan jemaah yang terjaga.
"Semoga tahun 2026 ini haji lancar, sukses, jemaahnya sehat-sehat, angka kematiannya menurun, dan menjadi jemaah haji yang mabrur," harap Deka.