Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang dan petir yang diprediksi melanda sebagian besar ibu kota provinsi di Indonesia pada Selasa, 5 Mei 2026.
Kondisi atmosferik ini dipicu oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) di fase 2 Samudra Hindia serta munculnya bibit siklon 92W di utara Papua yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Prakirawan BMKG Puji Sibuea melalui kanal YouTube BMKG merinci bahwa wilayah Sumatra seperti Banda Aceh hingga Bandar Lampung akan mengalami hujan ringan, sementara Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, dan Palembang berpotensi hujan petir.
Kondisi serupa diprediksi terjadi di Kalimantan, di mana Banjarmasin dan Tanjung Selor akan diguyur hujan petir, sedangkan wilayah Sulawesi seperti Kendari, Mamuju, dan Palu juga patut mewaspadai kilatan petir pada hari yang sama.
"Gelombang kelvin yang bergerak ke arah timur juga diprediksi aktif di sebagian wilayah besar wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Sulawesi bagian utara, Maluku dan Papua bagian utara," papar BMKG dalam laporan tertulisnya.
Lembaga tersebut menambahkan bahwa selain gelombang Kelvin, terdapat pengaruh gelombang Rossby Ekuatorial yang aktif di Sumatra bagian utara dan selatan, Maluku, hingga Papua.
"Monsun Australia diprediksi menguat dalam beberapa hari mendatang, yang ditunjukkan oleh dominasi angin timuran pada pola angin zonal di sebagian besar wilayah Indonesia," terang BMKG terkait dinamika cuaca saat ini.
Fenomena ini menandai masa peralihan menuju musim kemarau yang ditandai dengan suhu maksimum harian cukup tinggi, mencapai 37,1 derajat Celsius di Kalimantan Timur dan 36,6 derajat Celsius di Kalimantan Barat.
"Menghadapi kondisi cuaca cerah disertai potensi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan, BMKG mengimbau masyarakat untuk menggunakan pelindung atau tabir surya guna menghindari paparan langsung sinar matahari, serta menjaga kecukupan cairan tubuh, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, agar terhindar dari dehidrasi, kelelahan, dan dampak buruk lainnya," tutur BMKG.
Instansi tersebut menekankan pentingnya penggunaan pelindung diri mengingat tingginya intensitas radiasi matahari pada siang hari akibat berkurangnya tutupan awan di beberapa titik.
Berikut adalah tabel ringkasan prakiraan cuaca di beberapa ibu kota provinsi menurut data BMKG pada 5 Mei 2026:
| Wilayah | Kondisi Cuaca |
|---|---|
| Tanjung Pinang, Palembang, Pangkal Pinang | Hujan Petir |
| Banjarmasin, Tanjung Selor | Hujan Petir |
| Kendari, Mamuju, Palu | Hujan Petir |
| Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta | Hujan Ringan |
| Surabaya, Mataram | Berawan Tebal |
| Denpasar, Kupang | Cerah Berawan |
| Ternate, Ambon, Jayapura, Merauke | Hujan Ringan |
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor yang mungkin terjadi akibat akumulasi curah hujan tinggi selama sepekan ke depan.