Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menunjuk Anis Diyah Puspita untuk membadalkan haji Muhammad Firdaus Akhlan bin Muhammad Zarkasyi Aly, jemaah asal Jakarta yang sempat hilang dan ditemukan wafat di Makkah, Arab Saudi.
Amanah pembadalan haji tersebut diserahkan melalui Surat Keputusan dari Subdirektorat Bimbingan dan Ibadah (Bimbad) PPIH Arab Saudi, seperti dilansir dari Detikcom.
Anis Diyah Puspita yang menjabat sebagai Kasi Bimbad Daerah Kerja Bandara awalnya tidak menyadari bahwa nama jemaah yang tertera dalam surat keputusan tersebut merupakan sosok yang kisah hilangnya sempat viral di media massa.
"Maka ketika saya menyadari bahwa ternyata nama tersebut adalah Pak Firdaus Akhlan yang dimaksud oleh media, ketika beliau dinyatakan hilang itu, terus terang, saya merasa merinding," ungkap Anis kepada tim Media Center Haji di Makkah, Sabtu (30/5/2026).
Tanggung jawab membadalkan haji dinilai oleh Anis sebagai kewajiban untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan sesuai dengan syariat Islam agar pahalanya tersampaikan kepada almarhum.
"Maka kemudian saya tergugah, bagaimana saya harus melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya, bagaimana saya harus menjalankan sesuai syariatnya, dan bagaimana supaya bukan hanya sah, tapi ibadah yang kami lakukan itu betul-betul bisa diterima oleh Allah dan pahalanya sampai kepada almarhum," ujarnya.
Prosesi badal haji ini dilaksanakan secara lengkap layaknya jemaah reguler, meliputi ihram, wukuf di Arafah, tawaf ifadah, hingga melontar jumrah.
"Hanya saja kita khususkan niat ini untuk beliau," ujar dia.
Anis senantiasa memanjatkan doa-doa terbaik bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan selama berada di tempat-tempat mustajab di Tanah Suci.
"Saya berusaha penuh bagaimana bisa mendoakan, memberikan doa, membacakan doa-doa terbaik untuk almarhum," tambahnya.
Pengalaman ini menjadi momentum pertama bagi Anis membadalkan haji orang lain di luar anggota keluarga atau kerabat dekatnya sendiri.
"Jadi kalau untuk orang lain, alhamdulillah kami baru kali ini, melakukan badal untuk Pak Muhammad Firdaus Akhlan," sebutnya.
Muhammad Firdaus Akhlan (72) merupakan jemaah lansia dari Kloter JKG 27 yang dilaporkan hilang sejak 15 Mei 2026 setelah keluar dari hotel di Misfalah, Makkah, sebelum akhirnya ditemukan wafat oleh aparat keamanan setempat di sekitar Jabal Kuday.