PPIH Imbau Jemaah Haji Ibadah di Hotel Akibat Cuaca Panas Makkah

PPIH Imbau Jemaah Haji Ibadah di Hotel Akibat Cuaca Panas Makkah

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau jemaah haji Indonesia, khususnya lansia dan penyandang disabilitas, untuk melaksanakan shalat berjamaah di musala hotel guna menghindari cuaca panas ekstrem di Makkah. Langkah ini diambil setelah suhu udara di kota tersebut dilaporkan menembus angka di atas 40 derajat Celsius.

Kebijakan tersebut diprioritaskan demi menjaga keselamatan jiwa dan kesehatan jemaah selama berada di Tanah Suci sebagaimana dilansir dari Cahaya. Para jemaah diharapkan tidak memaksakan diri menuju Masjidil Haram apabila kondisi fisik sedang tidak bugar atau tidak memungkinkan di tengah sengatan suhu panas.

Pelaksana Bimbingan Ibadah (Bimbad) Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi, Abdul Aziz Siswanto, menekankan bahwa meskipun keinginan beribadah di Masjidil Haram sangat tinggi, aspek kesehatan tetap harus dikedepankan. Ia menyebut edukasi pembimbing ibadah harus diperkuat agar jemaah memahami prinsip menjaga keselamatan jiwa.

"Jika kondisi tubuh tidak memungkinkan, cukup salat berjamaah di musala hotel. Seluruh wilayah Tanah Haram memiliki keutamaan, di mana pahala salat dilipatgandakan hingga 100 ribu kali," ujar Siswanto, Pelaksana Bimbingan Ibadah (Bimbad) Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi.

Siswanto juga menambahkan bahwa pelaksanaan ibadah tidak boleh dilakukan secara berlebihan hingga mengabaikan kondisi fisik masing-masing individu.

"Jangan sampai keinginan beribadah justru memaksakan diri di luar kemampuan fisik," katanya Siswanto, Pelaksana Bimbingan Ibadah (Bimbad) Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi.

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah (Kasi Bimbad) dan KBIHU Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Erti Herlina, turut memberikan penegasan serupa terkait prioritas keselamatan. Menurutnya, akses perjalanan dan keamanan suhu menjadi faktor penting bagi jemaah yang kurang sehat atau memiliki keterbatasan fisik.

"Ibadah tidak hanya soal pemahaman, tetapi juga harus mempertimbangkan kesehatan, keamanan, dan akses perjalanan," ujar Erti, Kepala Seksi Bimbingan Ibadah (Kasi Bimbad) dan KBIHU Daker Makkah PPIH Arab Saudi.

Risiko kelelahan yang dialami jemaah lansia dan disabilitas saat menuju Masjidil Haram menjadi kekhawatiran utama petugas. Selain lebih aman, beribadah di hotel dinilai dapat membantu jemaah menyimpan energi untuk rangkaian prosesi haji selanjutnya yang membutuhkan stamina kuat.

Artikel terkait

Rekomendasi