Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memulihkan pasokan air di Hotel Al Asalah Al Bakkiya, Misfalah, Makkah, setelah sempat mengalami gangguan teknis pada Selasa pagi waktu setempat. Penanganan cepat dilakukan guna memastikan kenyamanan jemaah haji Indonesia yang menghuni akomodasi tersebut.
Masalah ketersediaan air di fasilitas penginapan jemaah ini segera mendapatkan penanganan teknis setelah adanya laporan masuk. Dilansir dari Cahaya, gangguan tersebut dipastikan sudah tertangani sepenuhnya sehingga layanan kebutuhan dasar bagi para jemaah kini kembali normal.
Sekretaris Sektor 7 Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Salamun Ali Mafaz, menjelaskan bahwa timnya segera bertindak sesaat setelah menerima pengaduan mengenai kendala air pada dini hari.
"Saya mendapat informasi dari kelompok terbang (kloter) sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Kami langsung bergerak karena air merupakan kebutuhan dasar," ujar Salamun Ali Mafaz, Sekretaris Sektor 7 Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi.
Setelah menerima laporan, petugas melakukan koordinasi intensif dengan manajemen hotel untuk mempercepat proses perbaikan instalasi yang bermasalah. Salamun menegaskan bahwa tim sektor sudah melakukan inspeksi kelaikan fasilitas, termasuk sanitasi dan listrik, jauh sebelum jemaah menempati kamar mereka.
"Semua ada daftar periksanya dan kita pastikan siap sebelum jamaah calon haji datang. Kalau ada yang tidak layak, tidak kami berikan ke jamaah," ujar Salamun Ali Mafaz, Sekretaris Sektor 7 Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi.
Hotel Al Asalah Al Bakkiya memiliki kapasitas daya tampung mencapai 1.744 orang. Berdasarkan data terkini, bangunan tersebut sedang ditempati oleh sekitar 900 jemaah haji asal Indonesia yang tergabung dalam tiga kelompok terbang dari Embarkasi Yogyakarta (YIA).
Pihak PPIH menyatakan akan terus menyiagakan petugas untuk melakukan pemeriksaan rutin pada sarana penampungan air dan generator cadangan. Langkah antisipasi ini diambil untuk mencegah terulangnya kendala teknis serupa di masa mendatang.