PPM School Raih Akreditasi Internasional ABEST21 Jepang Ketiga Kalinya

PPM School Raih Akreditasi Internasional ABEST21 Jepang Ketiga Kalinya

Program Studi Magister Manajemen PPM School of Management kembali berhasil mempertahankan akreditasi internasional dari lembaga ABEST21 asal Jepang pada Kamis, 21 Mei 2026, di Jakarta.

Pencapaian ini menjadi raihan ketiga bagi institusi tersebut setelah sebelumnya memperoleh akreditasi serupa pada tahun 2016 dan 2021, sebagaimana dilansir dari Medcom.

Sertifikat akreditasi tersebut diserahkan langsung oleh President ABEST21 Profesor Emeritus Fumio Itoh kepada Ketua PPM School of Management, Wendra.

Lembaga ABEST21 merupakan salah satu badan akreditasi internasional sekolah bisnis bergengsi di Asia yang menaungi institusi dari berbagai negara seperti Jepang, Malaysia, Rusia, hingga Amerika Serikat.

Beberapa kampus ternama dunia yang mengantongi akreditasi ini antara lain Graduate School of Management Kyoto University dan Graduate School of Business and Finance Waseda University.

Penilaian akreditasi ABEST21 mencakup aspek tata kelola institusi, sistem pengendalian mutu internal, kualitas kurikulum, mahasiswa, dosen, hingga infrastruktur pendidikan.

Ketua PPM School of Management, Wendra, menjelaskan bahwa dunia pendidikan tinggi saat ini harus mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global, terutama karena adanya tantangan dalam menghadirkan jiwa kepemimpinan.

"Strategi yang disiapkan seperti internasionalisasi kurikulum berbasis kearifan lokal, serta penguatan kolaborasi global. Termasuk juga upaya institusi dalam meningkatan keterlibatan dosen dalam diskursus internasional, hingga integrasi antara dunia akademik dan industri," sebut Wendra dalam keterangan tertulis.

Wendra menegaskan bahwa penerapan standar global dan pendekatan lokal dalam pendidikan manajemen dapat berjalan beriringan demi meningkatkan daya saing lulusan Indonesia.

"Kami mengharapkan terus menghasilkan lulusan yang relevan dan kompetitif di tingkat internasional," ujar Wendra.

Keberhasilan mempertahankan akreditasi internasional ini dinilai sebagai bukti konsistensi institusi dalam menjaga kualitas pendidikan bisnis tanpa meninggalkan konteks lokal.

“Capaian ini mencerminkan komitmen institusi dalam menjaga standar internasional pendidikan bisnis dengan tetap mengedepankan nilai dan konteks lokal Indonesia,” kata Wendra.

Menurut Wendra, tantangan pendidikan manajemen di negara-negara Global South saat ini juga perlu diimbangi dengan penguatan kepemimpinan transformatif.

Artikel terkait

Rekomendasi