Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Sebagai gantinya, Nanik S Deyang ditunjuk untuk memimpin lembaga tersebut, seperti dikutip dari Suara.
Restrukturisasi yang dilakukan oleh Kepala Negara ini tidak hanya menyasar posisi puncak. Dua Wakil Kepala BGN juga turut mengalami pergantian dalam perombakan manajemen instansi tersebut.
Pergantian kepemimpinan ini memicu perhatian publik terkait sisi lain kedua tokoh. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), baik Dadan Hindayana maupun Nanik S Deyang sama-sama memiliki kekayaan bernilai miliaran rupiah, termasuk koleksi kendaraan pribadi.
Dadan Hindayana melaporkan total harta kekayaan bersih senilai Rp9.022.400.000 pada 14 Maret 2025. Mantan Kepala BGN ini tercatat tidak memiliki utang sama sekali dalam laporan keuangan tersebut.
Dari total kekayaan yang dimiliki, aset transportasi dan kendaraan yang dilaporkan bernilai Rp1.400.000.000. Seluruh unit kendaraan ini tercatat didapatkan dari hasil sendiri.
Isi garasi Dadan terdiri dari tiga unit mobil. Kendaraan tersebut meliputi Mazda CX-5 tahun 2023 seharga Rp675.000.000, Honda HR-V 1.5L SE CVT tahun 2014 senilai Rp330.000.000, serta Mazda CX-3 1.5 (4x2) A/T tahun 2023 dengan taksiran Rp395.000.000.
Koleksi Kendaraan Nanik S Deyang
Nanik S Deyang mempunyai total harta kekayaan bersih sejumlah Rp6.303.290.605 menurut data LHKPN per 17 Januari 2025. Sama seperti pendahulunya, Nanik juga melaporkan tidak memiliki beban utang.
Aset berupa alat transportasi milik Kepala BGN yang baru ini bernilai total Rp705.000.000. Seluruh akomodasi roda empat yang berada di dalam laporannya berstatus hasil sendiri.
Koleksi mobil Nanik meliputi tiga unit dengan variasi tipe berbeda. Kendaraan itu terdiri atas BMW 520i CKD A/T tahun 2014 senilai Rp460.000.000, Toyota Fortuner 2.7 Lux A/T tahun 2013 senilai Rp180.000.000, serta Toyota Avanza 1.3 G tahun 2007 seharga Rp65.000.000.