Presiden Prabowo Subianto resmi merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa (2/6/2026) dengan mencopot Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dari jabatan Wakil Kepala BGN bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan.
Dilansir dari Suara, keputusan pemberhentian sang veteran perang yang baru menjabat sejak Oktober 2024 ini dilakukan setelah adanya proses pemantauan mendalam terhadap kinerja lembaga tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa langkah penataan struktur organisasi di lingkungan Badan Gizi Nasional ini telah direncanakan dengan matang oleh kepala negara.
"Keputusan ini diambil oleh Bapak Presiden setelah memonitor dan mengevaluasi kinerja BGN selama 1,5 tahun terakhir," tegas Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pencopotan Lodewyk Pusung mengakhiri kiprah singkatnya di birokrasi sipil, meskipun ia memiliki rekam jejak mumpuni selama 32 tahun di militer dengan berbagai bintang kehormatan operasi.
Selain mencopot Lodewyk, Presiden Prabowo juga memberhentikan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Wakil Kepala BGN Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, lalu menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.