Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran instansi hukum agar segera melakukan pembersihan internal dari praktik korupsi saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Kepala Negara menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh di tubuh institusi negara demi menjaga integritas pemerintahan.
"Mari kita bersama-sama tetapi seluruh aparat lainnya harus memperbaiki, Kejaksaan, Kepolisian, Tentara, harus koreksi diri harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing," kata Prabowo Subianto.
Permintaan tersebut disampaikan sebagai langkah untuk memastikan tidak ada lagi oknum yang menyalahgunakan wewenang. Prabowo secara khusus mewanti-wanti agar petugas keamanan tidak terlibat dalam melindungi aktivitas kriminal yang merugikan masyarakat luas.
"Saya ulangi seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi, jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan, aparat yang beking penyelewengan, aparat yang beking penyelundupan, beking narkoba, beking judi, beking ini dan itu jangan sampai begitu saudara-saudara," tutur Prabowo Subianto.
Presiden mengharapkan adanya perubahan sikap dari para personel di lapangan agar kembali kepada fungsi utamanya sebagai pengayom. Penegasan ini merupakan upaya untuk memperkuat fondasi kelembagaan yang telah dirintis oleh para pemimpin instansi sebelumnya.
"Saya mengimbau atas nama rakyat, jadilah tentara rakyat, jadilah polisi rakyat yang dicintai rakyat dan ini sudah dirintis oleh pimpinan TNI dan kepolisian," ujar Prabowo Subianto.