Prabowo Dorong Pemuda Jadi Pengusaha Ketimbang ASN

Prabowo Dorong Pemuda Jadi Pengusaha Ketimbang ASN

Presiden RI Prabowo Subianto mendorong generasi muda untuk tidak berbondong-bondong mengincar pekerjaan sebagai Aparatur Sipil Negara atau bekerja di sektor pemerintahan. Langkah ini diambil untuk memaksimalkan potensi ribuan pemuda hebat dalam membangun kemandirian ekonomi nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Negara saat berpidato dalam Rapat Paripurna DPR yang berlangsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026), sebagaimana dilansir dari Nasional.

"Kita ingin anak-anak muda jangan semua minta menjadi ASN, jangan semua minta jadi pemerintah," ujar Prabowo Subianto, Presiden RI.

Pemerintah kini tengah menggodok program komprehensif yang memadukan sektor edukasi dan sektor finansial untuk memfasilitasi para calon wirausahawan baru tersebut.

"Ini yang sedang kita godok bersama untuk kita beri tidak hanya pendidikan entrepreneurship. Begitu dia selesai, kita harus memberi kredit startup," ucap Prabowo Subianto, Presiden RI.

Presiden menegaskan pentingnya pemberian ruang dan dukungan nyata agar para pelaku usaha pemula dapat berkembang secara optimal.

"Kita harus dorong mereka, memberi kesempatan mereka untuk tumbuh menjadi pengusaha-pengusaha yang kuat, pengusaha-pengusaha yang baru," imbuh Prabowo Subianto, Presiden RI.

Lebih lanjut, Presiden mencontohkan kesuksesan merek lokal seperti Kopiko dan Indomie yang mampu menembus pasar global. Sektor swasta diharapkan meniru rekam jejak tersebut agar kontribusi terhadap negara semakin signifikan.

"Kita harus dorong perusahaan-perusahaan swasta kita unggul," kata Prabowo Subianto, Presiden RI.

Artikel terkait

Rekomendasi