Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memberikan bantuan peralatan bagi para nelayan guna mempermudah dan meningkatkan keamanan selama proses penangkapan ikan di laut. Langkah ini diambil karena pentingnya pemenuhan kebutuhan pangan laut bagi masyarakat luas saat berpidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 di Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).
Penyediaan fasilitas yang memadai dinilai penting karena para pekerja perikanan telah menaruh keselamatan mereka demi menyediakan pangan bagi negara.
"Kita ingin nelayan-nelayan kita yang mempertaruhkan nyawa untuk menghasilkan protein untuk rakyat kita," kata Prabowo dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19, di Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).
Melalui dukungan sarana tersebut, hasil tangkapan yang diperoleh diharapkan dapat memiliki nilai jual yang tinggi di pasar.
"Pergi ke laut dengan perlengkapan yang baik dan aman dan mendapatkan hasil tangkapan yang bernilai tinggi," sambungnya.
Komitmen peningkatan sarana penangkapan ini berkaitan erat dengan manfaat kesehatan yang terkandung di dalam konsumsi pangan laut. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang dilansir dari Detik Health, volume produksi perikanan tangkap laut nasional menyentuh angka sekitar 7,8 juta ton pada tahun 2024.
Komoditas perikanan yang diperoleh sangat bervariasi meliputi cumi-cumi, tongkol, cakalang, kerapu karang, hingga tuna sirip kuning. Jumlah tangkapan terbanyak didominasi oleh komoditas ikan tongkol, yang kemudian diikuti oleh ikan layang serta ikan cakalang.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa komoditas laut memiliki daya serap protein tinggi serta senyawa bioaktif karena serat proteinnya cenderung lebih pendek daripada daging sapi atau ayam. Tingkat konsumsi yang baik berpotensi menekan risiko penyakit kardiovaskular sekaligus memenuhi kebutuhan gizi seperti omega-3, vitamin, dan mineral.
Kandungan rendah lemak jahat pada makanan laut menjadikannya sumber pangan berkualitas tinggi yang efektif untuk membangun massa otot remaja serta menjaga kebugaran kelompok usia dewasa.