Prabowo Gagas Kampung Haji Terinspirasi dari Wakaf Masyarakat Aceh

Prabowo Gagas Kampung Haji Terinspirasi dari Wakaf Masyarakat Aceh

Presiden Prabowo Subianto menginisiasi program Kampung Haji yang terinspirasi dari tradisi wakaf ratusan tahun masyarakat Aceh. Konsep tersebut merujuk pada keteladanan Habib Bugak Asyi yang memberikan manfaat besar bagi jemaah haji asal daerah tersebut.

Kementerian Haji dan Umrah kini tengah menaruh perhatian besar pada tata kelola dana tersebut. Dilansir dari Nasional, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memantau langsung pelayanan serta pembagian kompensasi bagi jemaah haji Aceh di Makkah, Arab Saudi.

Sebanyak 5.426 jemaah haji asal Aceh menerima kompensasi wakaf Baitul Asyi sebesar 2.000 riyal Saudi atau sekitar Rp9,3 juta per orang. Penyerahan dana yang bersumber dari nilai manfaat investasi wakaf ratusan tahun lalu itu diserahkan bertahap di penginapan jemaah.

Pemerintah menilai warisan keteladanan ini menjadi fondasi kuat untuk menyusun program perhajian nasional yang berkelanjutan. Kebijakan masa lalu tersebut terbukti mampu meringankan beban finansial jemaah hingga saat ini.

“Jadi apa yang dilakukan Habib Bugak dulu itu adalah inspirasi Kampung Haji. Bayangkan, itu sudah dilakukan 200 tahun lalu tapi manfaatnya masih dirasakan sampai hari ini oleh warga Aceh,” tutur Dahnil, Kamis (22/5/2026).

Sejarah panjang perhajian dan kontribusi besar terhadap republik membuat pemerintah berkomitmen memperkuat posisi wilayah ujung barat Indonesia tersebut. Langkah ini dilakukan dengan rencana menjadikan Aceh sebagai pusat pengembangan ekosistem haji nasional.

Simbolisasi sejarah juga dihadirkan lewat keberadaan replika pesawat di Asrama Haji Aceh atas pesan Presiden Prabowo. Keberadaan monumen tersebut merujuk pada sumbangan pesawat Seulawah RI-001 dari rakyat Aceh yang menjadi modal awal berdirinya maskapai nasional.

“Itu inspirasinya dari rakyat Aceh juga. Aceh punya sejarah panjang buat republik dan juga sejarah panjang untuk perhajian Indonesia,” ucap Dahnil, Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Pemerintah mengapresiasi kontribusi historis tersebut yang senada dengan komitmen tinggi masyarakatnya dalam menunaikan ibadah. Hubungan sejarah ini dinilai memperkuat landasan pembangunan ekosistem perhajian modern.

“Sumbangan pesawat Seulawah itu dan itu yang Cikal Bakal Garuda. Jadi Aceh punya sejarah panjang buat republik, Aceh juga punya sejarah panjang buat perhajian Indonesia,” ucap Dahnil, Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Otoritas perhajian sebelumnya sempat mengkhawatirkan dampak bencana alam di beberapa wilayah Aceh terhadap proses administrasi. Namun, kekhawatiran mengenai potensi pelambatan pelunasan biaya ibadah oleh masyarakat setempat tidak terbukti.

“kami waktu itu sempat ragu pelunasan Haji dari Aceh itu akan turun. Tapi ternyata salah satu pelunasan haji yang relatif cepat itu adalah Aceh,” ujarnya Dahnil, Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Artikel terkait

Rekomendasi