Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggunakan kendaraan taktis Pindad Maung berwarna putih saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Filipina. Dilansir dari Detik Oto, penggunaan kendaraan produksi dalam negeri ini menjadi momen perdana unit Maung dioperasikan untuk kunjungan resmi kenegaraan di luar negeri.
Keputusan Presiden Prabowo untuk menunggangi Maung MV3 Garuda Limousine di Manila ini berbeda dengan pimpinan negara ASEAN lainnya yang menggunakan fasilitas mobil mewah antipeluru dari penyelenggara. Pihak Sekretariat Kabinet mengonfirmasi pemilihan kendaraan ini melalui keterangan resmi di media sosial.
"Untuk pertama kalinya, saat mendarat di luar negeri, Presiden Prabowo dijemput dengan mobil Maung, kendaraan kebanggaan bangsa Indonesia, hasil pengembangan industri pertahanan nasional," tulis @sekretariat.kabinet.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kendaraan taktis ringan yang dikenal tangguh ini akan menjadi transportasi utama kepala negara selama agenda diplomatik di Filipina berlangsung.
"Selama berada di Filipina, Bapak Presiden akan menggunakan kendaraan yang dikenal sebagai kendaraan taktis ringan yang tangguh ini," tambahnya.
Penggunaan produk PT Pindad ini dianggap sebagai langkah strategis dalam mempromosikan kemampuan manufaktur Indonesia di kancah internasional. Sekretariat Kabinet mencatat bahwa populasi Maung saat ini telah melampaui 3.200 unit yang tersebar untuk berbagai keperluan operasional domestik.
"Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia," tulisnya lagi.
Spesifikasi MV3 Garuda Limousine yang dikendarai Presiden memiliki dimensi panjang 5,05 meter dengan bobot mencapai 2,95 ton. Kendaraan ini dirancang khusus sesuai arahan Prabowo untuk mencerminkan karakter bangsa dengan dukungan mesin 199 dk dan transmisi otomatis delapan percepatan.
Keamanan menjadi aspek krusial pada mobil ini melalui penggunaan material bodi composite armor yang tahan terhadap peluru kaliber 7,62 x 51 mm NATO. Selain itu, kaca mobil dilengkapi standar antipeluru level B5/B6 serta ban tipe Run Flat Tyre (RFT) berukuran 21 inci yang tetap bisa berfungsi meski mengalami kebocoran.