Presiden RI Prabowo Subianto berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh pegawai di lingkungan pengadilan setelah sebelumnya memberikan kenaikan bagi para hakim. Kepastian ini disampaikan Kepala Negara saat berkunjung ke Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026).
Langkah ini diambil setelah adanya aspirasi dari Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto mengenai kondisi pendapatan petugas non-hakim. Dilansir dari Nasional, Prabowo menyebut bahwa penguatan institusi yudikatif memerlukan perhatian menyeluruh bagi seluruh perangkat pendukungnya di persidangan.
"Ketua Mahkamah Agung menyampaikan ke saya, 'Pak, terima kasih perhatian Bapak kepada hakim-hakim, tapi ternyata pak, di pengadilan-pengadilan kami masih punya petugas-petugas lain, panitera belum naik pak gaji mereka, habis itu ada staf, ada tata usaha'," ucap Prabowo, Presiden RI.
Presiden memberikan instruksi langsung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera melakukan pengkajian anggaran. Prabowo menekankan pentingnya pemerataan kesejahteraan agar tidak terjadi kecemburuan antarlembaga negara dalam struktur pemerintahan saat ini.
"Ya ya ya ya, oke saya mengerti, saya paham. Menteri Keuangan cari uang untuk semua petugas pengadilan harus juga naik gajinya ya," ujar Prabowo, Presiden RI.
Selain masalah gaji, Kepala Negara turut menitipkan pesan mengenai integritas lembaga peradilan dalam menghasilkan produk hukum. Prabowo berharap peningkatan fasilitas dan pendapatan ini dibarengi dengan kualitas putusan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Saya pesankan kepada Ketua Mahkamah Agung, saya pesankan kepada semua hakim-hakim: Ingat, putusan-putusanmu akan dinilai oleh rakyat. Putusan-putusanmu akan dipelajari. Dan masyarakat kita dan rakyat kita sudah tidak bodoh. Mereka akan lihat, mereka akan merasakan ketidakadilan," tegas Prabowo, Presiden RI.
Sebelumnya, pemerintah telah meresmikan kebijakan kenaikan gaji bagi para hakim yang mencapai angka signifikan. Realisasi kebijakan tersebut diklaim sebagai hasil dari efisiensi dan penghematan anggaran yang dilakukan oleh jajaran menteri dalam kabinet.
"Hari ini, berdasarkan penghematan yang kita lakukan, akibat pekerjaan menteri-menteri, saya bisa datang ke hakim dan saya penuhi janji saya akan menaikkan gaji-gaji hakim," ujar Prabowo, Presiden RI.
Presiden mengapresiasi kinerja kementerian yang mendukung efisiensi anggaran sehingga janji tersebut dapat terlaksana. Kenaikan tersebut menyasar berbagai tingkatan hakim, termasuk para hakim tingkat awal di berbagai wilayah di Indonesia.
"Dan kita putuskan gaji-gaji hakim kita yang paling junior naiknya itu di atas 200 persen, mendekati 280 persen," tutur Prabowo, Presiden RI.