Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional dan seorang penasihat khusus di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (8/6/2026) sore.
Langkah ini diambil oleh Kepala Negara untuk menggantikan para pimpinan Badan Gizi Nasional sebelumnya, yaitu Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya. Ketiga mantan pejabat tersebut dicopot dari jabatannya karena diduga terlibat dalam kasus korupsi terkait penyimpangan tata kelola SPPG.
Pejabat baru yang menempati posisi strategis tersebut adalah Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Posisi Wakil Kepala BGN kini dijabat oleh Trenggono dan Agustina Arumsari, sementara Said Iqbal dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Prosesi pelantikan jajaran pimpinan BGN dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18/M tahun 2026. Sementara itu, pengangkatan Said Iqbal didasarkan pada Keppres Nomor 58/P Tahun 2026.
Berdasarkan laporan dari detikcom, Presiden Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan para pejabat baru tersebut di hadapan para saksi yang hadir.
"Bersediakah Saudara-saudara untuk diambil sumpah janji menurut agama masing-masing?" tanya Prabowo.
Para pejabat yang berdiri di hadapan Kepala Negara kemudian memberikan jawaban serentak untuk menyatakan kesiapan mereka.
"Bersedia," ujar pejabat yang dilantik.
Setelah prosesi pengucapan sumpah selesai, seluruh pejabat menandatangani berita acara pelantikan yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo. Momen haru sempat terlihat ketika Nanik Sudaryati Deyang tampak menangis dan mengusap matanya dengan selembar tisu saat menerima ucapan selamat dari Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Agenda kenegaraan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Ketua MPR Ahmad Muzani, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Wamentan Sudaryono, Wamenaker Afriansyah Noor, dan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko.