Prabowo Subianto Pastikan Fundamental Ekonomi Nasional Tetap Kuat

Prabowo Subianto Pastikan Fundamental Ekonomi Nasional Tetap Kuat

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan ekonomi nasional saat ini masih berada dalam kondisi sangat stabil dan memiliki fundamental yang kuat di tengah tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Sabtu (16/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, guna menepis kepanikan publik terkait situasi perekonomian domestik.

"Satu hal yang pasti bahwa Presiden Prabowo ingin pastikan bahwa kondisi Indonesia baik-baik saja meski rupiah melemah, tidak seperti yang dibayangkan sejumlah pihak kalo Indonesia tak baik-baik saja," kata Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia kepada wartawan, Minggu (17/5/2026).

Menurut Adi, pelemahan mata uang sering kali menimbulkan persepsi negatif di kalangan awam meskipun kondisi riil di tingkat akar rumput cenderung tidak terdampak langsung selama harga pangan terkendali.

"Tapi sepanjang kebutuhan dasar rakyat terpenuhi, dapur rakyat di bawah aman-aman saja seperti tak ada kenaikan harga tempe, telor, tahu, gas elpiji, daging, dan lain sebagainya, harga rupiah yang merosot itu tak perlu dikhawatirkan," ujarnya.

Pemerintah diharapkan terus mempertahankan daya beli masyarakat dengan memastikan stabilitas harga barang komoditas pokok serta bahan bakar minyak bersubsidi.

"Sepanjang pemerintah menjamin tak ada kenaikan kebutuhan rakyat di bawah, apapun yang terjadi dengan rupiah aman-aman saja kondisi negara. Ini yang mesti dijaga betul pemerintah," ucap Adi.

Ia menambahkan bahwa saat ini belum terlihat adanya gejolak harga pada sektor-sektor strategis yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat kecil.

"Sejauh ini tak ada kenaikan apapun yang menyangkut kebutuhan dasar rakyat bawah. Misalnya, harga tahu dan tempe tak naik, BBM subsidi tak naik, elpiji tak naik, dan lainnya. Kuncinya kebutuhan dasar rakyat harus aman," sambungnya.

Kendati demikian, Adi mengingatkan jajaran pemerintah agar mengantisipasi munculnya spekulan yang memanfaatkan fluktuasi kurs demi keuntungan pribadi.

"Yang perlu diantisipasi itu adanya 'penunggang gelap' yang bermain di tengah kondisi rupiah lemah dengan cara nyari untung sendiri, menaikkan komuditas rakyat. Jangan sampai ada pihak yang mancing di air keruh. Di negara ini kan banyak sekali orang yang suka menari di atas penderitaan orang lain," imbuhnya.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto mengaku heran terhadap pihak-pihak yang kerap mengembuskan narasi pesimistis mengenai masa depan perekonomian Indonesia.

"Saya yakin sekarang ada yang selalu entah apa saya nggak mengerti ya, sebentar-sebentar Indonesia akan kolaps, akan chaos, akan apa... ya kan? Rupiah begini, dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok, ya kan?" kata Prabowo dalam sambutannya di peresmian Museum Ibu Marsinah, dilansir dari YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden menyatakan bahwa pasokan kebutuhan strategis di dalam negeri saat ini masih sangat mencukupi dibandingkan dengan kondisi di beberapa negara lain.

"Pangan-energi aman ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan Yang Mahakuasa," imbuhnya.

Prabowo juga mengimbau seluruh elemen kepemimpinan nasional dan masyarakat untuk tetap memercayai ketangguhan struktur ekonomi domestik.

"Percaya ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Orang mau ngomong apa, Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita, percaya kepada rakyat kita," tegas Prabowo saat agenda peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Presiden mengindikasikan situasi akan tetap kondusif selama jajaran menteri terkait, termasuk Menteri Keuangan Purbaya, masih menunjukkan optimisme.

"Selama Purbaya bisa senyum, tenang aja, nggak usah kau khawatir, mau dollar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar, yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri," ujar Prabowo.

Selanjutnya, Prabowo menuturkan kembali bahwa sebagian besar warga yang berada di daerah pedesaan tidak terpapar langsung oleh penggunaan valuta asing dalam aktivitas harian mereka.

"Saya yakin sekarang ada yang selalu entah apa saya tidak mengerti. Sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos, akan apa. Rupiah begini, dollar begini, orang rakyat di desa enggak pakai dollar kok," ujar Prabowo.

Indonesia dipastikan tetap berada pada posisi aman karena kestabilan pasokan energi dan ketersediaan pangan nasional yang terjaga dengan baik.

"Pangan aman, energi aman. Banyak negara panik, Indonesia masih oke," ucap Prabowo.

Artikel terkait

Rekomendasi