Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan, meluncurkan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta menghadiri panen raya jagung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026).
Langkah strategis yang dibina langsung oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia ini ditujukan untuk memperkuat sektor pangan sekaligus menyukseskan program pemenuhan gizi nasional di tingkat daerah.
Peresmian tersebut ditandai dengan penekanan sirine secara simbolis oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Sabtu 16 Mei 2026, saya Prabowo Subianto Presiden RI dengan ini meresmikan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri dan launching operasional 166 SPPG Polri serta panen raya jagung yang dibina oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya nyatakan dimulai," kata Prabowo Subianto dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden.
Presiden Prabowo Subianto juga menyempatkan diri mengendarai mesin pemanen jagung bersama Kapolri di area lahan pertanian tersebut.
"Ini saya lihat Pak Listyo Sigit ini berhasil, gimana, aku mau, aku mau ngomong apa, ya kan? MBG aku lihat hebat, paling bersih, tertib. Ini bukan saya soal muji-muji lho. Aku pelit juga tuh kalau kasih penghargaan. Tapi saya ingin objektif," kata Prabowo Subianto.
Kepala Negara mengapresiasi konsistensi korps kepolisian yang dinilai terus melahirkan terobosan baru dalam tiga kali agenda panen raya jagung yang pernah dihadirinya.
"Habis itu, jagung. Dua kali ya, kau undang saya panen raya? Tiga kali? Udah tiga kali, ketiga ini. Habis itu ada ini, ada pameran stand-stand itu, ya kan? Dan ada selalu bukti inovasi, inovasi, inovasi, ya, gimana. Aku, saya gembira, bukan saya pura-pura," ujar Prabowo Subianto.
Lebih lanjut, Presiden mengaku sangat terbantu dengan penemuan briket arang yang memanfaatkan limbah bongkol jagung di tengah ancaman krisis energi global.
"Saya lega, kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, 'Pak, tenang, kita bisa bikin briket arang dari bongkol jagung.' Waduh. Luar biasa," ungkap Prabowo Subianto.
Apresiasi tinggi diberikan kepada seluruh jajaran kepolisian atas pembuktian kinerja nyata mereka di hadapan masyarakat luas.
"Tadinya bongkol itu dibuang, ya? Sekarang bisa jadi sumber energi. Luar biasa ini," imbuh Prabowo Subianto.
Presiden menyatakan bahwa inovasi-inovasi ini menjadi jawaban konkret atas berbagai desakan reformasi dan kritik yang selama ini diarahkan kepada institusi kepolisian.
"Terima kasih, Kapolri. Terima kasih, Polisi. Polisi RI kalian sering dicaci maki, sedikit-sedikit Polri begini, Polri begitu, bener nggak? Minta reformasi, reformasi ya kan? Tapi kalian sekarang buktikan," ujarnya.
Berdasarkan data operasional yang dilaporkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Korps Bhayangkara saat ini telah mengelola total 1.376 SPPG di berbagai wilayah demi menyokong Program Makan Bergizi Gratis (MBG).