Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan lebih dari 1.000 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia pada Sabtu (16/5/2026). Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Kepala Negara saat berpidato dalam acara peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, sebagaimana dilansir dari Kompas.
Pendirian koperasi berskala nasional ini menyasar wilayah desa dan kelurahan demi memperkuat ekonomi kerakyatan. Momentum peluncuran program ini juga diselaraskan dengan peringatan hari kelahiran tokoh perintis koperasi nasional.
Keterangan mengenai target peresmian massal tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Negara di sela-sela kunjungan kerjanya di Jawa Timur.
βAbis ini saya akan ke peresmian koperasi desa kelurahan seluruh Indonesia, kita akan resmikan 1.000 lebih koperasi hari ini,β ucap Prabowo Subianto.
Pemilihan waktu pelaksanaan peresmian tersebut memiliki makna historis tersendiri bagi keluarga besar Presiden. Tanggal pelaksanaan program sengaja disamakan dengan hari kelahiran sang kakek yang dikenal sebagai tokoh pergerakan ekonomi rakyat.
β16 Mei itu kebetulan ulang tahun kakek saya, Pak Margono Djojohadikusumo. Dan dari dulu beliau selalu memperjuangkan koperasi,β kata Prabowo Subianto.
Berdasarkan catatan sejarah, Margono Djojohadikusumo merupakan salah satu pionir yang merintis gerakan koperasi di Indonesia. Rekam jejak pemikiran beliau mengenai ekonomi kerakyatan termuat dalam karya literatur sejarah yang berjudul β10 Tahun Koperasi (1930-1940)β, termasuk sejarah Koperasi Sinar Tani di Jember. Selain itu, beliau juga menjadi salah satu tokoh penting di balik pendirian Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia.