Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendatangi Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026) pagi guna menghadiri rapat paripurna. Agenda utama kehadiran kepala negara tersebut adalah untuk menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027.
Langkah Prabowo Subianto ini mencetak sejarah baru dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Berdasarkan laporan Kompas.com, pemaparan KEM-PPKF tahunan pemerintah di hadapan DPR RI lazimnya didelegasikan kepada Menteri Keuangan selaku perwakilan resmi pemerintah.
Prabowo Subianto terpantau tiba di lokasi dengan mengenakan setelan jas lengkap beserta peci. Kedatangan kepala negara tersebut langsung disambut oleh Ketua DPR RI Puan Maharani di area kedatangan.
Presiden kemudian memasuki area dalam Gedung DPR RI secara bersama-sama dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Puan Maharani. Sejumlah Wakil Ketua DPR RI seperti Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, serta Sari Yuliati juga turut mendampingi rombongan tersebut.
Puan Maharani kemudian memberikan kesempatan kepada Prabowo Subianto untuk berjalan lebih dahulu menuju ruang sidang. Merespons hal tersebut, Presiden memberikan gestur penghormatan dengan menelungkupkan kedua tangannya.
Pertemuan penting ini digelar dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 masa persidangan V tahun sidang 2025-2026. Menurut laporan Kompas.com, jalannya persidangan tersebut ditempatkan di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara atau yang dikenal sebagai Gedung Kura-Kura.
Selain mendengarkan pidato ekonomi presiden terkait RAPBN 2027, agenda sidang paripurna kali ini juga memuat beberapa poin pembahasan lain. Parlemen dijadwalkan melakukan evaluasi terhadap perubahan kedua Program Legislasi Nasional (Prolegnas) RUU Prioritas 2026 serta mendengarkan pandangan fraksi-fraksi mengenai RUU Polri usul inisiatif Komisi III DPR.