Prabowo Subianto Beli Sapi Brangus 1,1 Ton untuk Kurban 2026

Prabowo Subianto Beli Sapi Brangus 1,1 Ton untuk Kurban 2026

Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi jenis Brangus seberat 1,1 ton dari seorang peternak di Cipondoh, Kota Tangerang, untuk hewan kurban Idul Adha 2026. Sapi berwarna hitam pekat tersebut terpilih setelah melalui serangkaian proses seleksi kesehatan yang ketat oleh otoritas terkait pada Kamis (14/5/2026).

Sapi yang diberi nama Sambo tersebut memiliki dimensi fisik yang mencolok dengan tinggi mencapai 160 sentimeter dan panjang tiga meter. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Megapolitan, hewan ternak ini merupakan milik Muhammad Rozi, seorang peternak berusia 53 tahun yang telah merawat sapi tersebut sejak tahun 2023.

Pemilik sapi, Muhammad Rozi, menjelaskan bahwa meski memiliki nama yang identik dengan mantan pejabat kepolisian yang kontroversial, sapi miliknya justru memiliki sifat yang sangat tenang dan bersahabat dengan manusia. Penamaan tersebut berawal dari kesan pertama Rozi saat melihat fisik sapi yang tampak gahar ketika baru tiba dari Jawa Timur.

"Dia enggak agresif, malah kolokan. Maunya diusap-usap," ujar Rozi saat ditemui Kompas.com di kandangnya, Kamis (14/5/2026).

Rozi menceritakan bahwa nama tersebut tercetus secara spontan karena saat itu pemberitaan mengenai sosok Sambo sedang marak di media massa. Namun, seiring berjalannya waktu, karakter asli sapi tersebut mulai terlihat sangat berbeda dari kesan seram yang dibayangkan di awal.

"Waktu itu lagi ramai di TV soal Sambo. Pas sapi saya datang, saya bilang ‘wah kayak Sambo nih, seram’. Ya sudah keterusan sampai sekarang," kata Rozi sambil tertawa.

Sapi kurban ini mendapatkan perawatan yang sangat intensif untuk menjaga kualitas dan kesehatannya tetap prima sebelum dikirim. Rozi menyebut bahwa interaksi fisik seperti elusan pada kepala membuat sapi tersebut merasa nyaman, meskipun hewan ini cenderung menghindar jika disentuh oleh orang asing.

"Apalagi kalau mau makan atau dimandiin, biasanya langsung berdiri," ujar Rozi.

Setiap pagi, aktivitas di kandang dimulai dengan pembersihan area serta pemandian sapi secara rutin menggunakan sikat. Rozi memberikan rincian bahwa Sambo dimandikan dua kali dalam sehari, yakni pada pukul 08.00 WIB dan pukul 16.00 WIB, untuk memastikan standar kebersihan terjaga.

"Diusap-usap aja enggak apa-apa," kata Rozi.

Aspek nutrisi juga menjadi prioritas utama dengan pemberian pakan yang terjadwal secara ketat setiap harinya. Sapi jumbo ini mengonsumsi 20 kilogram rumput di pagi hari, serta campuran ampas tahu, konsentrat, dan singkong untuk asupan siang hingga malam hari.

"Kalau pagi sekitar jam 08.00 WIB biasanya kandang dibersihin dulu, terus dimandiin dan disikat-sikat," ujar Rozi.

Kebutuhan cairan sapi ini pun sangat tinggi, di mana Sambo tercatat bisa menghabiskan 30 liter air dalam sehari. Rozi berkomitmen penuh untuk menjaga asupan gizi tersebut demi memenuhi standar kesehatan sapi kurban kepresidenan.

"Kalau ampas tahu sekitar 30 kilo sehari. Konsentrat satu kilo, singkong bisa tiga kilo," jelas Rozi.

Keberhasilan Sambo menembus seleksi hewan kurban presiden merupakan buah dari kesabaran Rozi yang sebelumnya sempat mengalami kegagalan. Proses verifikasi mencakup pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah, air liur, hingga kotoran oleh Dinas Pertanian dan petugas kesehatan hewan.

"Makannya dijaga terus, kebersihannya juga dijaga supaya tetap sehat sampai Idul Adha," kata Rozi.

Pemerintah Provinsi Banten telah menyatakan sapi ini sehat sejak pemeriksaan pada April 2026 lalu. Hal ini membuat nilai jual Sambo mencapai angka Rp 122 juta, yang merupakan harga tertinggi di antara seluruh sapi yang ada di peternakan Rozi tahun ini.

"Kalau sudah labnya lulus baru bisa lanjut. Nanti menjelang pengiriman dites lagi kesehatannya," tutur Rozi.

Keberhasilan ini mendatangkan rasa bangga tersendiri bagi sang peternak karena usahanya selama bertahun-tahun diakui oleh pihak istana. Kini, lokasi peternakannya di Cipondoh menjadi daya tarik bagi warga sekitar yang ingin menyaksikan langsung sapi pilihan Presiden Prabowo tersebut.

"Sambo Rp 122 juta, alhamdulillah tertinggi," kata Rozi.

Rozi merasa kerja kerasnya terbayar lunas setelah sapi yang ia rawat dengan sepenuh hati berhasil lolos kriteria RI 1. Sapi ini dijadwalkan akan tetap berada dalam pengawasan ketat hingga waktu pengiriman menjelang hari raya.

"Alhamdulillah, rasanya bangga. Berarti enggak sia-sia ngerawat sapi sampai akhirnya terpilih untuk RI 1," ucap Rozi.

Artikel terkait

Rekomendasi